

PJU Brimob Polda Papua saat mengelar perlombaan masak nasi goreng di Mako Brimob Polda Papua Jumat (24/7). (foto:Jimi/Cepos)
Melihat Keseruan Lomba Masak Antar Satuan di Mako Brimob Polda Papua di Kotaraja
Memilki tampilan sanggar saat bertugas, namun ternyata para personel Brimob juga memiliki sikap humoris. Hal ini seperti yang terlihat dalam Lomba masak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri yang digelar di Mako Brimob Polda Papua di Kotaraja, akhir pekan kemarin..
Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura
Ada pemandangan berbeda di Halaman Mako Brimob Polda Papua di Kotaraja pada, Jumat (24/10) malam. Belasan bapak-bapak Polisi didampingi sang istri beradu keterampilan memasak nasi goreng.
Di balik tampang yang cukup sangar dan berkumis. Belasan bapak-bapak ini ternyata memiliki sikap yang humoris dan pecicilan, ketika didampingi sang istri. Bak master chef, belasan bapak-bapak ini dipanggil satu persatu oleh pembawa acara untuk naik panggung kompetisi.
Pesertanya mulai dari AKP. C. Laberek dan istri, eks Kapolsek Jayapura Utara, Sem Hanasbey dan istri dan masih banyaknya lainnya. Mereka diberikan waktu kurang lebih 60 menit atau satu jam lamanya untuk menyelesaikan masakannya.
Keseruan terlihat dari awal perlombaan memasak dimulai. Para peserta tampak memasuki podium di samping sang istri sambil berjoget dan melambaikan dan mengayunkan tangan kepada penonton dan dewan juri layaknya model profesional.
Para peserta layaknya koki handal, begitu cekatan memilih bahan-bahan makanan untuk dimasak. Namun tak sedikit terlihat kelimpungan saat diarahkan. Mereka harus menurut perkataan istri. Mulai dari mengupas bawang, memotong sosis, memecah telur hingga digoreng, meracik bumbu, hingga menggoreng nasi.
Saat meracik bumbu yang diulek, tidak semua bapak-bapak itu lihai. Ada yang mengeluh karena bumbu tidak kunjung halus. Hal itu pun membuat tawa warga yang menonton langsung pecah. Momen lucu lainnya seperti saat plating atau menyajikan di piring. Bapak-bapak itu bahkan sampai bertanya, bagaimana cara mengupas timun atau memotong tomat.
Pasca Lebaran, suasana di pasar tradisional Pharaa Sentani terlihat mulai normal. Harga cabai mulai turun…
Coach RD mengaku kekalahan beruntun kontra PSS Sleman dan Kendal Tornado menjadi pukulan bagi tim.…
Persiker merupakan satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan. Sekaligus membuka kans mereka untuk lolos pada…
General Manager Bandara Internasional Sentani, I Nyoman Noer Rohim mengatakan, lonjakan penumpang diperkirakan terlihat pada…
Tumpukan sampah yang mengular di sejumlah titik pasca libur panjang Lebaran menjadi pekerjaan rumah bagi…
Lanjutnya, penetapan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 003-2/141/SE/SET, yang mengacu pada Surat Edaran Menteri…