

Kondisi Pasar Rakyat Entrop yang terlihat sepi aktifitas, beberapa pedagang tinggal dalam pasar karena taku barang dagangan dicuri, Sabtu (24/5). (foto:Priyadi/Cepos)
Melihat Kondisi Pasar Rakyat Entrop yang Makin Sepi Pengunjung
Tak hanya pasar Inpres di Dok IX Jayapura Utara yang banyak ditinggalkan pedagang, kondisi tak jauh beda juga terlihat di Pasar Entrop Distrik Jayapura Selatan, yang dulu juga pernah ramai pengunjung.
Laporan Priyadi-Jayapura
Semenjak diresmikan pada Agustus tahun 2018, bangunan baru pasar Rakyat Entrop sampai sekarang masih sepi pengunjung, banyak kios dan lapak pedagang yang ditutup. Kondisi pasar ini cukup memprihatinkan. Kondisinya tak seperti umumnya pasar yang ramai dengan aktifitas jual beli.
Pemilik tempat jualan seperti kios dan lapak tidak banyak yang berjualan atau membuka tempat usahanya, hal inilah yang membuat pengunjung juga enggan datang ke pasar untuk berbelanja.
Sabtu (24/5) sekira pukul 09.30 WIT, Cendrawasih Pos mencoba mengulik kondisi Pasar Rakyat Entrop dan bertanya kepada beberapa pemilik usaha yang masih bertahan di Pasar Rakyat Entrop.
Salah satu pemilik usaha jasa jahit di Pasar Rakyat Entrop Aswar mengaku, kondisi Pasar Rakyat Entrop setelah diresmikan sampai sekarang memang masih sepi, tidak ada aktivitas jual beli yang maksimal, karena tidak banyak pengunjung termasuk pedagang yang menempati kiosnya atau membuka lapak jualannya juga tidak banyak.
Ia mangaku, untuk pemilik kios yang masih bertahan saat ini adalah orang yang lama berjualan di Pasar Lama Entrop, sebelum Pasar Rakyat Entrop ini dibangun kembali. “Dulunya kami menepati posisi usaha ada di depan, tapi karena ada pembangunan di belakang, kami mendapat tempat baru di tengah seperti ini,” katanya.
Entis menjelaskan terkait ketersediaan air bersih di RSUD Jayapura, pihaknya langsung menurunkan Tim Teknis yang…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey menjelaskan, anggaran Rp104 miliar tersebut bersumber dari dana Otonomi…
Pertemuan di Hambalang dihadiri sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang…
Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan tersebut…
”Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel didukung oleh Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Pusiden Polri, Tim…
"Upaya perbaikan gizi membutuhkan solusi berkelanjutan dan tidak dapat dipisahkan dari kebijakan ekonomi, termasuk keterbukaan…