Categories: FEATURES

Berkumpul Bersama Keluarga Jadi kado Natal Terindah

Sementara itu, Yudit selaku Seksi Kerohanian Panti Asuhan Pelangi Jayapura menyebutkan bahwa jumlah anak Panti Asuhan Pelangi sampai saat ini sebanyak 40 orang.  “Mereka berasal dari berbagai wilayah namun didominasi dari wilayah pegunungan,” jelasnya.

Dengan jumlah yang ada, diakuinya memang mengalami kendala bagi pengurus panti, terutama menyatukan anak anak tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, anak-anak bisa hidup rukun.

Yudit menambahkan bahwa rata-rata anak-anak di panti ini dibawa atau dititipkan oleh keluarganya. Pada umumnya keluarga menitipkan di panti karena keterbatasan ekonomi.
“Hampir semua anak anak yang dititipkan di panti ini, orang tuanya bekerja sebagai petani,” katanya.

Untuk menghidupi anak-anak tersebut, Yudit mengakui membutuhkan biaya yang cukup besar. Namun dengan dukungan dari pemerintah dan juga berbagai pihak yang selalu memberikan bantuan, anak-anak di Panti Asuhan Pelangi tidak lernah merasakan kelaparan. “Semua fasilitas kami berikan, mulai dari sekolah hingga kehidupan bersama di panti mereka juga diberi kebebasan,” tambahnya.

Disinggung mengenai perayaan Natal tahun ini, menurut Yudit Panti Asuhan Pelangi Jayapura tahun ini tidak merayakan Natal bersama karena keterbatasan dana. Sementara natal tahun lalu, pihaknya hanya menggelar Natal dalam bentuk makan bersama pada malam Natal.***

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

1 day ago

Pengawasan BBM Diperketat Usai Kenaikan Harga Pertamax

Pemerintah Provinsi Papua akan memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul penyesuaian harga BBM…

1 day ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

1 day ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

1 day ago

DLHK Papua Dorong Pengakuan Hutan Adat

Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Provinsi Papua terus mendorong pengakuan dan penetapan hutan adat…

1 day ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

1 day ago