Ditambahkan Ngadino bahwa terkait arah pembangunan di Muara Tami pihaknya juga ikut mengawal. “Ada regulasi terkait RTRW yang insaAllah dalam tahun ini disahkan dan di situ jelas kawasan yang bisa dibangun dan kawasan mana yang tak boleh dibangun, jadi masyarakat juga harus berhati-hati membeli kaplingan, jangan sampai beli tapi tidak bisa dibangun karena masuk dalam kawasan pertanian,” wanti Ngadino.
Ia juga menyinggung soal pertimbangan Fraksi PKS untuk tidak lagi ada penambahan Alfamidi maupun Indomaret di wilayah Muara Tami. “Ini agar ekonomi lokal atau UMKM di sana bisa tumbuh,” tambahnya.
Hal lain disampaikan Asriyani. Ia menanggapi soal masih banyaknya anak-anak yang dilibatkan untuk membawa kotak amal termasuk bagaimana memberdayakan penyandang disabilitas.
“Ini sebenarnya bukan hal baru dan terus berulang, kami sudah pernah membahas namun terimakasih ini akan jadi atensi bagi kami. Kami juga tak ingin anak-anak sampai malam berkeliaran apalagi sambil meminta sumbangan. Aspek keamanan dan waktu mereka harus diperhatikan,” bebernya. Iapun membuka ruang untuk para awak media memberi waktu untuk kembali dilakukan diskusi guna menangkap persoalan sosial lainnya. “Saya siap,” imbuhnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Deli menilai, perpanjangan masa tanggap darurat perlu diikuti dengan langkah konkret pemerintah, terutama untuk…
Menurutnya, terdapat delapan ruangan tribun yang saat ini digunakan untuk menampung para korban kebakaran.…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…