

Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak. (Foto/Istimewa)
JAYAPURA — Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, meminta Pemerintah Kota Jayapura segera menindaklanjuti penanganan warga yang menjadi korban kebakaran di kawasan Dok V, Distrik Jayapura Utara. Permintaan tersebut disampaikan menyusul diperpanjangnya masa tanggap darurat penanganan kebakaran selama satu minggu terhitung mulai 15 September 2026.
Deli menilai, perpanjangan masa tanggap darurat perlu diikuti dengan langkah konkret pemerintah, terutama untuk memberikan kepastian dan solusi bagi warga yang rumahnya terdampak atau terbakar dalam musibah tersebut.
“Perlu ada tindak lanjut dari pemerintah kota untuk penanganan para korban kebakaran. Terutama warga yang rumahnya berada di lokasi kebakaran dan saat ini belum dapat kembali ke tempat tinggalnya,” kata Deli kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/9).
Menurutnya, penanganan korban tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan selama berada di lokasi pengungsian. Pemerintah juga perlu memikirkan langkah selanjutnya, termasuk bagaimana kondisi tempat tinggal dan keberlanjutan kehidupan warga setelah masa tanggap darurat berakhir.
Deli menyadari bahwa penanganan pascakebakaran membutuhkan perencanaan dan dukungan berbagai pihak. Karena itu, ia meyakini Pemerintah Kota Jayapura telah memikirkan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…