Categories: FEATURES

Mulai Tak Terawat Namun Menenangkan Saat Didatangi

Menyambangi Rumah Peristirhatan Gubernur Papua yang Sempat Tenar pada Masanya
Era tahun 90 an siapa yang tak mengenal satu lokasi eksotik yang menjadi idola untuk didatangi. Namun untuk datang kesini ketika itu tak mudah. Pasalnya di lokasi yang berada di ketinggian Skyline itu menjadi tempat peristirahatan gubernur sehingga tak sembarang orang boleh masuk. Cenderawasih Pos siang kemarin mencoba menilik kondisinya.

Laporan: Jimianus Karlodi_Kota Jayapura

Pagi itu di area pesanggrahan gubernur Papua di kawasan Skyline, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura terlihat beberapa penjaga sibuk dengan memegang sapu membersihkan sekitar lokasi. Kicauan burung terdengar jelas menikmati segarnya udara pagi kawasan ketinggian yang jauh dari padatnya permukiman.

Ini menjadi pengalaman tersendiri bagi para pengunjung untuk menikmati keindahan kota Jayapura dari sudut pandang lain. Jalur ring road juga terlihat jelas dari sini. Apalagi ada pondok mungil yang dikelilingi pagar besi yang bersebelahan dengan tepian kecuraman. Lokasinya sejuk dan menenangkan.

Disekeliling pesanggrahan itu tampak pemandangan alam bekas perkebunan buah-buahan dan pohon kelapa yang sudah menjulang tinggi. Selain itu mata disunggukan dengan megahnya pembangunan Jembatan Merah Holtekamp, Ring Road Hingga garis pantai Holltekam yang menawan.

Menengok ke sisi timur, mata kemudian dimanjakan dengan pemandangan laut lepas Samuda Pasifik dan pemandangan penataan bangunan tinggi di kota Jayapura yang masih apik. Seorang lelaki berbadan tegap terlihat mencabut rumput yang tumbuh liar dan menyapu di halaman bangunan kolonial Belanda itu, membuangnya ke tong sampah yang tak jauh dari bangunan.

Dari gesturenya bisa dikatakan jika pria itu kesehariannya adalah menjaga dan membersihkan lokasi peristirahatan bersejarah. Beranjak ke dalam bangunan, beberapa orang terlihat sibuk dengan perabotan di dalam bangunan kuno itu. Dia adalah Herman (62), salah seorang penjaga yang telah mengabdikan dirinya merawat bangunan peninggalan Belanda tersebut sejak di usia 30 tahun.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Cari Solusi Bersama Agar Pemalangan Tidak Terulang

  Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan dari pertemuan itu ada sejumlah persoalan yang disampaikan langsung…

20 hours ago

2.200 Rumah Bantuan Presiden Mulai Dibangun Januari 2027

Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan  pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan…

20 hours ago

Karhutla Meluas, Pemprov Papua Selatan Perkuat Respons Cepat

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, kondisi kekeringan yang dipengaruhi fenomena El Niño meningkatkan kerawanan…

21 hours ago

Tim Panitia A Turlap ke Kampung Honelama 2

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya, Melke Mentang, S.H. menyatakan pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk memastikan…

21 hours ago

Dua Kelompok yang Berkonflik Diminta Segera Berdamai

​Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…

22 hours ago

Dorong Pengelolaan Keuangan Transparan dan Akuntabel Bagi 91 Kampung

Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…

22 hours ago