Categories: FEATURES

Diambil dari Nama Suku yang Punah Karena Kebakaran Hebat, Kini Menyimpan Banyak Cerita Legenda

Menyambangi Bukit Bongge, Lokasi Wisata Kabupaten Jayapura yang Penuh Cerita Seru

Bukit Bongge yang berlokasi di Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura menjadi ramai dikunjungi belakangan ini. Namun siapa sangka lokasi ini dulunya didiami oleh salah satu suku yang kini punah akibat kebakaran. Cenderawasih Pos mendapatkan banyak cerita menarik.

Laporan: Elfira_Kabupaten Jayapura

Kabupaten Jayapura masih menyimpan sejumlah potensi wisata yang menjanjikan. Jika selama ini warga hanya mengetahui nama Bukit Teletubies, Bukit Tungkuwiri, Bukit Khulang, Bukit Heina atau Bukit Yotoro maka kali ini potensi lain perlahan-lahan mulai digarap. Namanya Bukit Bongge. Semua bukit ini berada di punggung bukit baik di pinggiran maupun di tengah Danau Sentani.

Suasananya juga mirip-mirip. Hamparan savana yang begitu luas dan disekitarnya tersaji teduhnya permukaan air danau. Bukit Bongge sendiri belum lama ini disentuh oleh pembangunan. Akses jalan yang dulunya rusak dan berbatu, kini telah diaspal hotmix. Licin dan sangat menarik karena rutenya cukup panjang dan berada di ketinggian. Untuk ke lokasi ini pengunjung bisa melakukan perjalanan dari arah Yoka, Waena menuju Danau Emfotte atau Danau Love.

Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung cukup melanjutkan perjalanan sekitar 10 menit menuju Kampung Skoaim melalui jalan yang kini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Nama Bongge sendiri bukan tanpa cerita, menurut Kepala Distrik Kemtuk, Sriyati Bayani, mengatakan Bongge merupakan nama suku asli yang dahulu mendiami kawasan tersebut. Menurut cerita yang diwariskan secara turun-temurun.

Suku Bongge pernah hidup di wilayah perbukitan itu sebelum akhirnya musnah akibat kebakaran besar yang terjadi pada masa lampau. Cerita ini mirip dengan salah satu suku di Mosso yang juga punah akibat perang kala itu.

“Untuk mengenang suku tersebut, masyarakat kemudian memberi nama kawasan ini Bukit Bongge,” ujar Sriyati kepada Cenderawasih Pos, Kamis (18/6). Bagi Sriyati, popularitas Bukit Bongge menghadirkan dua perasaan sekaligus.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

H-2 FBLB ke 34, Wisatawan Mancanegara Mulai Berdatangan ke Wamena

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut, S.Sos mengakui jika Pada H-2…

7 hours ago

Pejabat Lama Pensiun, Bupati Tunjuk Adam Umar Plt. Asisten II

Penunjukan  Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…

11 hours ago

Jelang TC di Boyolali, Persipura Jalani Medical Check Up di Surabaya

Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…

13 hours ago

Disambut Antusias, Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP Diikuti 66 Regu

Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…

14 hours ago

Pemkab Tolikara Gelar Advokasi dan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak, Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak

Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…

19 hours ago

Realisasi APBD Papua Baru 36 Persen

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…

20 hours ago