Sementara itu, Paul (53) salah satu tukang ojek yang mangkal dekat bangunan itu menyampaoian bahwa sekita 18 tahun bangunan tersebut tidak difungsikan lagi.
“Sejak 2005 atau 2006 bangunan itu tidak dipakai, belum pernah digunakan,”kata Paul saat diwawancarai Cenderawasih Pos, Kamis (16/5).
Paul menyampaikan bahwa sejak dirinya sudah berada disitu bangunan tersebut tidak pernah digunakan. Tempat itu merupakan kantor perikanan sekaligus tempat jual ikan segar/hidup.
“Untuk jual ikan, nampung dari nelayan maksudnya to, ikan-ikan masuk kesini kemudian dijual lagi sama pembeli,” jelasnya.
Paul mengaku, dirinya pernah lihat sesekali tempat tersebut ramai dikunjungi pembeli ikan, tetapi itu pada tahun 2006 atau 2007. “Saya pernah datang satu kali, itu saja ramenya , satu dua kali saja ramenya, habis itu tidak ada lagi, itu sekitar tahun 2006 atau 2007, sa lupa, ” ujarnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Program penanaman kakao dan kopi ini merupakan implementasi visi-misi strategis Bupati Tolikara. Program lintas sektor…
Gubernur Papua Pegunungan Dr(HC), John Tabo, SE, M,B.A meminta seluruh organisasi perangkat daerah segera mempercepat…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Lantas, Iptu Sipora Persila Samon, S.Sos. ,menyatakan, Kegiatan menyasar pengendara yang…
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.10…
Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa menegaskan, keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama dan utama dalam…
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan, pembangunan sumber…