Ia menyampaikan kelemahan di BPTH itu adalah tidak bisa monitoring, dikarenakan kurangnya dana untuk mengecek kembali bibit-bibit pohon yang telah diberikan kepada masyarakat atau komunitas.
“Kami taunya hanya produksi-produksi, tapi kalau pengecekan kembali itu tidak bisa melaksanakan,” ungkapnya.
Namun, Samuel yakin dan percaya dari sekian banyak bibitan yang dibagi ke masyarakat itu pasti sebagiannya hidup. Terbukti, sudah banyak orang yang telah melaporkan ke dirinya bahwa bibit yang dibagi itu ternyata hidup walaupun tidak semua.
Ia pun mengambil contoh di beberapa wilayah telah berhasil seperti di dalam Kota Jayapura, perumahan Brimob di Koya Koso, dan di beberapa wilayah lainnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya S.T.K, MH menyatakan dari hasil olah TKP…
Kepala BPKAD Kabupaten Biak Numfor, Gunadi, S.Sos., M.Si, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja…
Jeck menjelaskan, kegiatan tersebut bukan relokasi besar-besaran, melainkan penggeseran pedagang yang selama ini berjualan di…
Asisten II Sekda Kabupaten Jayapura Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Abdul Rahman Basri, menjelaskan bahwa Program…
Pelaku berinisial F.S. (21) diamannkan setelah Tim Opsnal Sat Reskrim memperoleh informasi keberadaan pelaku di…
Menyikapi persoalan itu, pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pertemuan bersama kepala kampung,…