Ia menyampaikan kelemahan di BPTH itu adalah tidak bisa monitoring, dikarenakan kurangnya dana untuk mengecek kembali bibit-bibit pohon yang telah diberikan kepada masyarakat atau komunitas.
“Kami taunya hanya produksi-produksi, tapi kalau pengecekan kembali itu tidak bisa melaksanakan,” ungkapnya.
Namun, Samuel yakin dan percaya dari sekian banyak bibitan yang dibagi ke masyarakat itu pasti sebagiannya hidup. Terbukti, sudah banyak orang yang telah melaporkan ke dirinya bahwa bibit yang dibagi itu ternyata hidup walaupun tidak semua.
Ia pun mengambil contoh di beberapa wilayah telah berhasil seperti di dalam Kota Jayapura, perumahan Brimob di Koya Koso, dan di beberapa wilayah lainnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Barat Daya, Atika Rafika yang dalam hal…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH sebelum pertemuan ini, pihaknya telah meminta kepada kepala dinas…
Sekretaris Asosiasi 328 Kepala Kampung Se Jayawijaya Sem Uaga menegaskan jika menyikapi adanya informas yang…
Kedua tersangka masing-masing berinisial EK dan RS. Tersangka EK diduga terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap…
Dia menegaskan seluruh tenaga honorer yang diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) wajib menunjukkan komitmen…
Menurutnya, sanggar seni memiliki peran penting sebagai wadah menjaga, mengembangkan, dan mewariskan kekayaan budaya kepada…