Categories: FEATURES

Suaranya Mirip Baling-baling Helikopter Terbang Rendah

Keseruan Kitiran, Permainan Tradisional yang Masih Bertahan di Bukit Ungkapan Tutur Pasuruan

Di tengah gempuran permainan modern, warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur di Kabupaten Pasuruan, masih setia merawat sebuah permainan tradisional yang unik. Namanya kitiran—kincir angin sederhana yang hingga kini tetap digemari berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Laporan: Rizal Fahmi Syatori_Radar Bromo

Angin sore berembus cukup kencang di Bukit Ungkapan. Di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut itu, deretan baling-baling kayu mulai berputar cepat. Sesekali terdengar bunyi berderak keras—wuuurrrr. Mirip suara baling-baling helikopter yang terbang rendah. Benda yang berputar itu bukan turbin modern. Warga Dusun Pronojiwo di Desa Blarang, Kecamatan Tutur, menyebutnya kitiran. Sebuah permainan tradisional berbentuk kincir angin sederhana yang hingga kini masih digemari lintas generasi.

Di bukit itu, belasan kitiran berdiri berjajar. Ukurannya beragam. Ada yang kecil dengan diameter 20–30 sentimeter. Ada pula yang jauh lebih besar, mencapai 2–5 meter. Semuanya berputar mengikuti arah angin yang bertiup dari lereng pegunungan. Di bawahnya, warga berkumpul. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa berdiri menikmati pemandangan itu. Bagi sebagian orang, bukit ini bukan sekadar tempat bermain. Di sinilah tradisi lama tetap hidup.

“Ini permainan tradisional warga Pronojiwo. Sudah ada sejak zaman nenek moyang,” kata Kepala Dusun Pronojiwo Henus. Meski terlihat seperti kincir angin biasa, masyarakat setempat punya sebutan sendiri: kitiran. Permainan ini diwariskan turun-temurun dan masih menjadi hiburan favorit warga.

Bukit Ungkapan dipilih sebagai lokasi utama karena posisinya cukup tinggi dan terbuka. Angin bertiup lebih kencang di sini. Aksesnya pun tidak sulit. Warga bisa berjalan kaki atau naik sepeda motor melewati jalan paving yang kemudian berubah menjadi tanah padat.Dari puncak bukit, pemandangan pegunungan juga menjadi bonus tersendiri. Siluet Gunung Arjuno dan Gunung Tanggung terlihat jelas di kejauhan, mempercantik suasana.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Bawa 1,7 Kg Ganja, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

   Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota…

42 minutes ago

BBM Subsidi Diduga Digunakan untuk Aktivitas Ilegal, Pengawasan Harus Berkelanjutan

Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…

2 hours ago

Pemprov Papua Batasi Penggunaan HP di Sekolah

  Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…

3 hours ago

Cegah Konflik Pertanahan, MRP Datangi Polda Papua

    Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…

4 hours ago

Pemkot Dorong Pemulihan Kehidupan dan Ekonomi Korban Kebakaran

   Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…

5 hours ago

Posko Ditutup, Seluruh Bantuan Pengungsi Dok V Disalurkan

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…

6 hours ago