Categories: FEATURES

Suaranya Mirip Baling-baling Helikopter Terbang Rendah

Namun permainan kitiran tidak bisa dilakukan setiap waktu. Ada musimnya. Menurut Wahyudi, 40, tokoh pemuda Dusun Pronojiwo, warga biasanya bermain kitiran pada bulan-bulan tertentu saat angin bertiup kencang. Biasanya sekitar Februari sampai Maret. Tahun ini, musim angin bertepatan dengan bulan Ramadan. Warga memanfaatkan waktu siang hingga sore hari untuk bermain. Menjelang matahari terbenam, suasana bukit semakin ramai. Banyak warga datang sekadar melihat atau ikut memasang kitiran.

“Semakin sore biasanya semakin ramai warga yang datang. Anginnya juga makin kencang,” kata Wahyudi. Tak hanya warga Pronojiwo yang datang. Pengunjung dari dusun sekitar seperti Dukutan di Desa Ngendro, Ngepring di Desa Tlogosari, hingga Cemoro di Desa Blarang, juga sering datang.Sebelum dipasang di bukit, kitiran dibawa dari rumah masing-masing. Cara membawanya cukup unik. Ada yang dipanggul sambil mengendarai motor. Ada pula yang mengikatnya di jok belakang.

Sesampainya di lokasi, kitiran dirangkai lalu dipasang di atas tiang bambu yang ditancapkan ke tanah. Setelah permainan selesai, semua kembali dibongkar dan dibawa pulang. Kitiran tidak bisa dibuat sembarangan. Warga menggunakan kayu tertentu seperti mahoni, bawangan, waru wangkit, atau gendis. Pada bagian belakang dipasang “buntutan” dari daun pijih atau pelepah kelapa agar baling-baling lebih stabil saat tertiup angin.

Tiangnya menggunakan bambu dengan ukuran lebih tinggi dari diameter kitiran. Sehingga, baling-baling dapat berputar bebas.Saat angin berembus kencang, baling-baling kayu itu berputar cepat dan menghasilkan suara khas. “Senang kalau sudah bunyi. Suaranya seperti helikopter,” kata Wahyudi sambil tersenyum.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Butuh Tiga Tahun Lebih, Ribuan Artefak dan Rekaman Budaya Papua Akhirnya “Pulang”

   Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…

3 hours ago

Hentikan dulu Program MBG di Papua

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…

4 hours ago

Tolak Eksekusi Lahan, Warga Blokade Ruas Jalan Cenderawasih Mimika

Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…

4 hours ago

Bukan Berasal dari Menu Makanan, Melainkan Air yang Terkontaminasi Bakteri E. coli

Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…

5 hours ago

Pemprov Papua Selatan dan Kementrans Bahas Penyelesaian Masalah Tanah

Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…

5 hours ago

Polres Nabire Libatkan Ahli Digital Forensik Usut Pembunuhan Siswi SMP

"Pelaksanaan ekstraksi dan cellebrite terhadap barang bukti berupa tiga buah telepon seluler, dua milik korban…

6 hours ago