Categories: FEATURES

Butuh Perhatian yang Besar, Jadikan SLB Tempat yang Nyaman untuk Belajar

Karena itu, pemerintah telah menyedikan fasilitas Sekolah Luar Biasa untuk melatih dan mendidik anak-anak ini berkebutuhan khusus. Sebagian masyarakat yang punya anak berkebutuha khusus ini sudah terbuka pikirannya, hingga mendorong anak-anaknya mendapat pendidikan.

Dimana hal ini terlihat dari antusias masyarakat untuk mendaftarkan anaknya di sekolah berkebutuhan khusus di Kota Jayapura cukup tinggi di SLB Negeri 1 Jayapura. Sekolah yang terletak di Kotaraja, Distrik Abepura itu kini sementara menjalankan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Dimana Rabu (16/7) siang kemarin, suasana, ceriah dan semangat terpancar dari antusiasme para siswa, baik siswa lama maupun siswa baru yang masuk di sekolah ini. Di sudut lain sekolah, para siswa terlihat bermain bersama, dengan gesture dan gaya bahasa yang berbeda-beda, seakan memberikan syarat yang tidak lazim dilihat masyarakat awam.

Kepala SLB Negeri 1 Jayapura, Kamino mengatakan saat ini sekolah yang ia pimpin itu sementara menjalankan MPLS sebagai mana seperti yang dilakukan sekolah-sekolah pada umumnya.

Kegiatan ini menjadi awal membangun lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan optimal setiap siswa. Sekolah menurutnya tempat yang nyaman dan aman untuk anak berkebutuhan khusus yang sangat penting bagi orang tua dan keluarga.

“Kegiatan MPLS menjadi ajang peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal guru dan teman sekelas, memahami aturan sekolah, dan merasa nyaman di sekolah,” jelas Kamino kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/7).

Ia menyebut SLB Negeri 1 Jayapura menjadi rumah kedua bagi mereka, tempat di mana mereka dapat tumbuh, belajar, dan berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.

Dikatakan, SLB Negeri 1 Jayapura menerima murid baru, menyesuaikan kebutuhan khusus dengan jenis ketunaan masing – masing anak, antara lain tuna netra, tuna rungu, tuna grahita, tuna daksa, autis dan Down Syndrome.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Bukan Rudapaksa Tapi Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur

Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…

2 days ago

Di RSUD Jayapura, Lima Bayi Ditinggalkan Orang Tua

  Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…

2 days ago

Pemberian MBG di Merauke Belum Merata, Pemkab Akan Lakukan Evaluasi

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…

2 days ago

Karantina Mimika Gagalkan Upaya Pengiriman Satwa

Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…

2 days ago

Lahan SPBU Putra Baliem Mandiri Bukan Lagi Aset Pemerintah

Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…

2 days ago

Pertama di Kota Jayapura, Pemenang Lomba Diberi Kesempatan ke Yamagata Jepang

   Kota Jayapura  jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…

2 days ago