Mereka memukul batang sagu dengan ritme yang teratur. Di sampingnya, para mama-mama dengan cekatan memeras hasil tokokan untuk mendapatkan pati sagu. Proses itu dilakukan dengan penuh ketelatenan, seolah setiap gerakan memiliki nilai yang tak ternilai. Puluhan pasang mata turis tertuju pada pemandangan itu. Mereka terdiam, mengamati, mencoba memahami bagaimana tradisi itu masih hidup di tengah dunia yang semakin modern.
Tak lama kemudian, mereka diajak melihat berbagai kuliner dan kerajinan lokal. Aroma sagu bakar menggoda selera. Beberapa turis tampak tertarik, bahkan mencoba membeli. Meski ada yang kesulitan karena tidak memiliki uang rupiah, senyum mereka tetap mengembang pengalaman itu jauh lebih berharga dari sekadar transaksi.
Keramaian semakin terasa. Warga lokal mulai berdatangan, memenuhi area dermaga. Anak-anak berlarian, orang dewasa saling bercengkerama, semua menyatu dalam suasana yang hangat. Tak lama isosolopun dimulai. Tarian itu berbeda. Lebih riang, lebih bebas, penuh ekspresi kebahagiaan. Para penari bergerak di atas perahu, menggambarkan kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan kepada leluhur. Kamera-kamera kembali terangkat. Tak ada yang ingin melewatkan momen itu.
Di antara keramaian, terdengar bisikan-bisikan kecil dari para turis. Mereka saling berbagi kekaguman. Bagi mereka, Kampung Yobeh bukan sekadar tempat, tetapi pengalaman yang menyentuh hati.
Salah satu turis, Thom dari Texas, berdiri sambil tersenyum. Ia menggenggam sebuah oleh-oleh sederhana yang sempat ia beli. Baginya, kunjungan itu adalah yang pertama dan mungkin tak akan pernah ia lupakan. “Saya dan istri saya begitu menikmati setiap detik yang kami habiskan di kampung Yobeh, budaya yang ditampilkan begitu indah dan kami sangat bahagia,” katanya dengan penuh semangat.
Sejumlah OPD ambil bagian dalam kegiatan yang akan berlangsung 2 Mei 2026 tersebut. Bupati Merauke…
Kendati seluruhnya dibiayai oleh pemerintah dan tinggal di asrama, namun ternyata belum membuat anak-anak dimasukan…
Pemerintah Kabupaten Mimika memperingati Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 dengan pesan yang lugas: mengakhiri budaya…
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Merauke Keliopas Ndiken mengungkapkan, jumlah badan usaha di…
Kepolisian Sektor Mimika Baru (Miru) mulai menyasar lingkungan pendidikan dasar untuk menanamkan disiplin dan mencegah…
Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, menegaskan penyampaian hasil reses ini merupakan kewajiban konstitusional lembaga legislatif.…