

Siswa siswi SMA Plus Muhammadyah bersama 2 pembimbing mereka saat ditemui media ini di sekolahnya, Kamis (16/4) (foto:Sulo/Cepos)
Bincang-Bincang dengan Siswa SMA Plus Muhammadyah Merauke yang Proposalnya Diterima Panitia Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia
SMA Plus Muhammadyah Merauke untuk pertama kalinya di tahun 2026, mengikuti Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia yang dilaksanakan oleh Kementrian Pendidikan. Apa reaski mereka setelah diterima oleh panitia olipade penelitian siswa Indonesia?
Laporan Yulius Sulo, Merauke.
Nurul Hidayah kelas XI dengan judul penelitian problematika tidak adanya penomoran banguynan resmi di Kabupaten Merauke menjelaskan alasan mengambil judul tersebut. Menurutnya, dari 4 kabupaten di Papua Selatan, belum ada penomoran rumah khususnya bangunan pemerintah sehingga terkadang cukup menyulitkan masyarakat.
‘’Kita ingin agar masalah penomoran bangunan ini menjadi perhatian pemerintah daerah bersama para wakil rakyat kedepan. Karena ini sangat penting sebagai penanda terutama ketika masyarakat atau petugas mencari alat rumah atau kantor, terkadang mengalami kesulitan karena tidak ada nomor rumah atau bangunan,’’ jelasnya.
Proposal yang akan ditindaklanjuti dengan penelitian ini digarap Nurul bersama dengan temannya Ahmad M. Fathan Ibnu Adi.
‘’Kami terkejut karena tidak menyangka kalau proposal yang kami ajukan ini bisa diterima. Kami merasa senang dan berharap kami bisa mempresentasikan dan meyakinkan dewan penilai nanti,’’ lanjut Ahmad Ibnu Adi.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…