Categories: FEATURES

Semua Gelar di Bidang Ekonomi, Mendukung Tugas Pimpinan Perusahaan dan Dosen

Entis Sutisna, Lulusan Terbaik Uncen yang Kini Menyandang  Enam Gelar Akademik

Ada tiga mahasiswa Uncen yang keluar sebagai lulusan terbaik atau Cumlaude dalam wisuda tahap I 2025 Uncen,  pada Kamis, (13/3) pecan kemarin. Salah satunya adalah Entis Sutisna, yang juga Direktur PT Air Minum Jayapura (AMJ) Robongholo Nanwani. Lantas bagaimana proses dia meraih serangkaian gelar ini?

Laporan: Robert Mboik_Jayapura

Riuh tepukan tangan para keluarga, para dosen dan wisudawan  terdengar ketika pembawa acara membacakan nama-nama yang keluar sebagai lulusan terbaik dari wisudawan Uncen tahap I pada 2025 ini.    

   Tiga mahasiswa itu masing-masing mewakili program sarjana atas nama Syntha Lestari Simangunsong dengan IPK 3,90. Kemudian program Pasca Sarjana diraih oleh Entis Sutisna dengan IPK 4,00 dan Doktor diraih oleh Robert L.N Awi dengan IPK 3,94.

   Cenderawasih Pos hanya berhasil mewawancarai salah satu lulusan terbaik itu, yakni Entis Sutisna.Wajah sumringah terlihat jelas dari wajah Entis Sutisna, yang  saat ini merupakan Dirut PT Air Minum Jayapura (AMJ) Robongholo Nanwani, sebelummya dikenal PDAM.

    Pria  itu, kini mendapatkan satu lagi gelar S2-nya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uncen jurusan Akuntasi.  Kini sudah ada enam gelar akademik yang berhasil diraih Entis Sutisna.

   Dimulai 1998 menamatkan S1 Akuntansi di Uniyap Papua,  2011 menamatkan Magister Manajemen di Uncen,  2020  Doktor ilmu manajemen  di Uncen, 2025 menamatkan studi Pendidikan Profesi Akuntansi di Universitas Airlangga Surabaya berhak mendapatkan gelar Ak, 2025 mendapatkan gelar dari IAI sebagai akuntan dengan sebutan CA (chartered Akuntan), tahun ini juga  mendapatkan magister akuntansi dari Uncen.

    Menyandang predikat lulusan terbaik tentunya menjadi dambaan setiap orang yang mengenyam pendidikan tinggi.      

   Apalagi namanya akan tercatat dalam sejarah universitas itu sebagai lulusan terbaik. Entis Sutisna,  hanya membutuhkan waktu 1,6 tahun atau tiga semester untuk menyelesaikan program S2-nya itu.   Selain cepat, dia juga mendapatkan predikat cumlaude sebagai lulusan terbaik dari delapan lulusan program pasca sarjana seangkatannya tahun ini.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

2 days ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

2 days ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

3 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

3 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

3 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

3 days ago