Categories: FEATURES

Akses Terbatas dan Eksklusif Peruri Tempat Terisolasi Simbol Kedalautan Bangsa

Peruri bukan museum atau tempat wisata. Menginjakkan kaki di dalamnya adalah pengalaman yang langka, nyaris mustahil bagi masyarakat umum. Tapi begitu masuk, melihat dari dekat bagaimana uang dilahirkan, kita akan faham, setiap lembar rupiah yang ada di kantong kita menyimpan kisah panjang, kerahasiaan tinggi, dan pengawasan ekstra ketat.

Maka, saat mengeluarkan selembar uang, ingatlah, itu bukan sekadar alat tukar. Itu adalah simbol kedaulatan bangsa yang dihasilkan dari proses panjang dan tidak sederhana. Dan rasanya beruntung, kami menjadi saksi mata dari proses paling rahasia di republik ini.

Terima kasih Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua dan terima kasih Peruri atas pengalaman berharganya. Ucapan ini merupakan suara hati dari para jurnalis yang diwakili oleh Rosilia Eluay jurnalis muda dari Papua. Perempuan aslinya Papua itu mengungkapkan, keinginannya berkunjung ke Peruri adalah keinginan semua orang. Karena rasanya penasaran, selama ini hanya menulis dan memberitakan tentang uang rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

“Ini pengalaman yang sangat berharga dan tidak terlupakan. Tidak semua orang bisa masuk ke sini dan melihat langsung bagaimana uang rupiah dicetak,” ujar Rosilia Eluay, Rabu (9/10). Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman, menjelaskan bahwa kunjungan ke dua lokasi bersejarah itu merupakan bagian penting dari program pembelajaran bagi insan pers.

“Kunjungan ke Museum Bank Indonesia memberikan pemahaman bagaimana tugas-tugas BI berevolusi, mulai dari distribusi uang hingga menjaga kestabilan harga, sistem pembayaran, dan kebijakan makroprudensial,” ujarnya. Ia menambahkan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membekali wartawan agar mampu menghasilkan berita yang kredibel dan memahami isu-isu ekonomi terkini, sehingga dapat menyajikan informasi yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan semangat peningkatan kapasitas dan kolaborasi, kegiatan Capacity Building Wartawan Papua ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dan insan pers dalam mendorong literasi ekonomi di Tanah Papua. (selesai)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Materi LKPJ Harus Berbobot dan Bisa Dipertanggungjawabkan

Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura resmi membuka Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan II Tahun…

7 hours ago

Kejar Target Serapan Anggaran, Bupati Mimika Segera Evaluasi Alotnya Proses Tender

Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses…

7 hours ago

IPM Kota Jayapura 2025 Meningkat, Angka Kemiskinan Juga Naik

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo melalui Wakil Wali Kota, Rustan Saru, memaparkan berbagai capaian pembangunan…

8 hours ago

Kemenkes Gandeng Enam Provinsi di Tanah Papua Percepat Eliminasi TBC dan Malaria

Ia menyebutkan, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan kasus TBC terbanyak di dunia. Sementara…

8 hours ago

Pendataan 2.500 Rumah Bantuan Pusat Dipercepat

emerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat pendataan penerima program…

9 hours ago

Di Marine Actions Expo 2026, Sejumlah Produk Wisata Bahari Biak Ditampilkan

Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus melakukan berbagai untuk memprimosikan keunggulan-keunggalan sektor pariwisata. Kali ini adalah…

9 hours ago