

Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan. (Istimewa)
JAYAPURA– Persipura Jayapura kini akan ditukangi sang arsistek baru. Dia adalah Rahmad Darmawan, sosok pelatih yang cukup disegani didunia sepak tanah air. Bagi masyarakat Papua dan pecinta Persipura RD sapaan akrabnya sudah tidak asing lagi. Mantan pensiunan TNI AL ini pernah menjadi bagian dari sejarah panjang Persipura. Ia merupakan pelatih pertama yang mempersambah gelar perdana bagi Mutiara Hitam.
Gelar perdana tersebut dicapainya saat ia sukses membawa Persipura sebagai juara pada Liga Indonesia pada 2005 silam. Pelatih asal Lampung itu berhasil mengawali kehebatan Persipura setelah menumbangkan Persija Jakarta, pada partai puncak di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ketika itu Persipura sukses menumbangkan Persija Jakarta dipartai final dengan skor tipis 3-2. Gelar juara ini menjadi momen bersejarah awal kebangkitan Persipura pada kiprah mereka di Liga Indonesia.
Kombinasi pemain muda mereka ketika itu cukup menjanjikan, sebut saja Boaz Solossa, Ian Lois Kabes, Christian Worabay dan Korinus Fringkreuw. Mereka merupakan eks pemain PON Papua yang dipromosikan masuk dalam skuad utama Persipura dan lewat tangan dingin RD, para pemain muda ini menjadi andalan bagi Persipura ketika itu. Apalagi di partai final melawan Persija, para pemain muda ini berkontribusi pada 3 gol yang diciptakan Persipura ketika itu.
Pada saat itu peran Boaz Solossa dilini depan sangat menjanjikan, ia berhasil mencetak satu gol penyamakan kedudukan setelah sebelumnya Persipura kebobolan pada menit ke-10. Kemudian Korinus Fringkreuw berhasil menyelamatkan Persipura dari kekalahan setelah ia mencetak gol balasan kedua bagi Persipura dijelang 8 menit babak kedua berakhir tepatnya dimenit ke-82′.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…