Categories: FEATURES

Akses Terbatas dan Eksklusif Peruri Tempat Terisolasi Simbol Kedalautan Bangsa

Saat Puluhan Jurnalis Jayapura Diajak Bank Indonesia ke MuBI di Kota Tua, Jakarta (Bagian 2-Habis)

Beroperasi di lahan seluas 135 hektare, Peruri Karawang adalah satu-satunya tempat pencetakan uang rupiah, baik kertas maupun logam yang dianggap tingkat keamanan tertinggi di dunia. Bahkan desain rupiah masuk daftar mata uang terumit secara artistik dan teknis.

Laporan: Jimianus Karlodi_Karawang Jawa Barat

Setelah kurang lebih tiga jam lamanya di Museum Bank Indonesia di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, para jurnalis kemudian melanjutkan kunjungan ke Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) di Karawang, Jawa Barat. Suasana di Karawang saat itu terasa hangat, ketika rombongan Wartawan Papua bersama tim dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua memasuki salah satu wilayah paling tertutup di republik ini, tempat seluruh fisik rupiah yang beredar di negeri ini diproduksi.

Mengunjungi Peruri Karawang bukan perkara sederhana. Para jurnalis berkesempatan melihat langsung proses pencetakan uang rupiah di area perusahaan seluas 135 hektare tersebut. Tak cukup hanya menunjukkan identitas pers atau surat tugas dari lembaga resmi. Bahkan pegawai Bank Indonesia pun tidak serta-merta bisa masuk ke komplek pencetakan uang ini tanpa izin khusus. Akses ke area ini begitu terbatas, sangat eksklusif dan penuh protokol.

Inilah jantung dari kedaulatan ekonomi Indonesia, tempat lahirnya simbol kedaulatan bangsa. Katanya, tidak banyak pihak yang bisa mendapatkan kesempatan mengunjungi Peruri. Menyaksikan uang dicetak. Bahkan orang Bank Indonesia sekalipun. Karenanya, barang siapa yang bisa berkunjung ke tempat ini adalah momentum sejarah.

Beroperasi di lahan seluas 135 hektare, Peruri Karawang adalah satu-satunya tempat pencetakan uang rupiah, baik kertas maupun logam. Termasuk tempat dicetaknya dokumen negara seperti paspor dan materai. Kantor Peruri yang lain berada di Jakarta, tetapi hanya untuk kegiatan administratif. Proses produksi uang hanya dilakukan di Karawang.

Peruri dijuluki “BUMN rasa Bank Indonesia.” Meskipun berstatus Badan Usaha Milik Negara, seluruh proses produksi diatur, diawasi, dan ditentukan oleh Bank Indonesia. Bahkan bahan baku kertas uang, jumlah cetakan uang, harus dari Bank Indonesia. Tiba di Peruri, pada Rabu 8 Oktober 2025 rombongan wartawan dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat daya dan Kalimantan disambut langsung oleh Kepala Departemen Perencanaan dan Produksi Kontrol Peruri beserta tim.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

14 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

15 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

16 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

17 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

18 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

19 hours ago