Categories: FEATURES

Surat Sidi, Surat Baptis dan Surat Nikah Dicetak Disini, Kini Sisa Tiga Mesin

Menyambangi Gedung Percetakan GKI di Tanah Papua yang Beroperasi Sebelum Pepera

Percetakan GKI di Tanah Papua berdiri sudah puluhan tahun sejak berdirinya GKI. Dulunya menempati samping gedung kesenian di Jl Koti namun kini menempati gedung di Paldam. Bagaimana kondisinya saat ini?

Laporan: Priyadi-Jayapura

Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Tanah Papua telah mendirikan Yayasan Percetakan GKI, yang merupakan percetakan pertama di Papua dan masih eksis hingga saat ini. Bayangkan saja sejak tahun 1959 mesin percetakan ini sudah bunyi dan beroperasi. Kondisi Papua maupun Jayapura ketika itu masih sangat jauh dari teknologi seperti saat ini.

Meskipun bangunan dan peralatan percetakan telah berusia puluhan tahun dan banyak yang tidak dapat digunakan lagi, yayasan ini tetap berkomitmen untuk menjalankan misinya.

Pada hari Jumat (9/5) lalu, Wartawan Cenderawasih Pos mengunjungi Percetakan GKI yang terletak di samping Pomdam XVII/Cenderawasih, Paldam Jayapura. Kondisi bangunan percetakan terlihat sudah tidak layak. Membutuhkan renovasi karena cat tembok yang mengelupas dan kusam serta keramik yang memiliki warna tak menarik.

Begitu juga dengan plafon yang berlubang dan tempat penyimpanan mesin percetakan yang tidak terawat. Dari 7 mesin percetakan yang ada, hanya 3 yang masih bisa digunakan, sementara yang lainnya sudah rusak dan tidak berfungsi. Hanya saja meski banyak yang usang namun mesin ini masih ada yang beroperasi meski dengan jumlah cetakan terbatas.

Dan kunjungan kedua pada Rabu (14/5) kemarin akhirnya berhasil menemui salah satu pimpinan BP Sinode GKI Di Tanah Papua, Pdt Gustav Melkias Wutoy, M.Th di Kantor Sekretariat BP Sinode GKI di Kotaraja Dalam.

Pdt Gustav Melkias Wutoy, M.Th, mengaku, keberadaan Percetakan GKI sampai saat ini masih eksis walaupun di tengah peralatan mesin percetakan sudah banyak rusak. Selain itu karyawan yang kerja juga berkurang termasuk fasilitas bangunan juga sudah banyak yang rusak sehingga membutuhkan butuh perbaikan dan renovasi total.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

7 hours ago

Demi Kepastian Hukum Undang-undang TNI Harus Direvisi

Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…

8 hours ago

DPD PDIP Papua Tegas Tolak MBG, PSN, dan Kopdes

Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…

14 hours ago

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

2 days ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

2 days ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago