Categories: FEATURES

Dulu Indah, Kini Tersisa Beberapa Meter dan Terancam Hilang

Menyambangi Pantai Ciberi, “Ujung Daratan” Pelindung Kampung Enggros yang Terancam Hilang

Isu hilangnya pantai Ciberi dari permukaan bukan isapan jempol. Belakangan Balai Wilayah Sungai (BWS) juga memprediksi bahwa lama kelamaan pantai terujung di Teluk Yotefa ini akan hilang dengan sendirinya. Penyebabnya adalah abrasi. Tanda-tanda pengikisan juga bukan baru terjadi melainkan sejak tahun 2019 setahun setelah Jembatan Yotefa  beroperasi.

Laporan: Jimianus Karlodi – Jayapura

Ini juga bukan hal baru yang disuarakan dimana kala itu Forum Peduli Poert Numbay Green (FPPNG) melakukan analisa dan melihat bahwa dampak dari pembangunan jembatan pelan namun pasti akan memberi dampak pada wilayah sekitar. Perputaran arus air yang dulunya lurus masuk ke dalam teluk tertahan oleh tiga bantalan tiang kaki jembatan yang akhirnya merubah arah.

Yang sebelumnya berputar landai ke dalam teluk, kini justru menghantam pinggiran daratan dan yang terkena adalah Ciberi. Untuk warga kota sendiri pastinya cukup mengenal lokasi ini karena persis berada di bawah jembatan dan dapat dilihat dari atas jembatan. Ancaman ke depan adalah pantai yang dulunya ramai dikunjungi ini tinggal kenangan.

(Insert: Syooni Meraudje)

Itu mulai terlihat dari puluhan pohon kasuari yang mengitari pinggiran Pantai Ciberi  satu persatu tumbang. Pohon yang menjulang hingga belasan meter ini roboh dari dengan posisi akar semua tercabut. Artinya betul ada pengikisan akibat hantaman air laut.  Pepohonan yang menjulang tinggi disekitar pantai satu persatu mulai tumbang terjang Abrasi.

Janji manis pemerintah untuk memperbaiki kerusakan lingkungan di pantai itu membuat masyarakat setempat kecewa dan marah namun hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut. Karena itu masyarakat berinisiasi mengambil langkah dengan kemampuan seadanya tanpa ada campur tanggan pemerintah atau dinas terkait lainnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Polisi Temukan 10 Selongsong Peluru 5,56 MM

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan aparat dari Polres Jayawijaya didukung…

1 hour ago

Laporan Pertanggungjawaban Lambat, Pemprov Disemprot

Wagub atas nama Pemerintah Provinsi disemprot Fraksi PDI Perjuangan terkait penyampaian dan pembahasan laporan pertanggungjawaban…

2 hours ago

Tanamkan Karakter dan Integritas Untuk Cegah Korupsi Sejak Dini

  Upaya ini dinilai sangat strategis mengingat korupsi bukan sekadar kejahatan biasa, melainkan masuk dalam…

2 hours ago

Satu KKB “Bernyanyi”, Empat Orang Langsung Dibekuk

Dari lima tersangka yang ditetapkan, dua di antaranya, yakni AU dan MP tewas setelah melakukan…

3 hours ago

Kepsek Diwarning, Harus Tegas Tangani Tawuran Pelajar!

   Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, mengatakan persoalan tawuran antara kedua sekolah tersebut…

3 hours ago

Diduga Kelompok Baru yang Bermain

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini…

4 hours ago