Categories: FEATURES

Fasilitas Cukup Lengkap, Jadi Tempat Belajar Masak hingga Diikutkan Lomba Dapur

Menengok Fasilitas Dapur Masak yang Ada di Lingkungan Lapas Abepura

Meski berada di dalam penjara, namun sejumlah hak narapidana tetap dijamin oleh Pemerintah. Salah satunya adalah hak untuk mendapat makanan yang layak. Lalu seperti apa masakan yang disajikan untuk para narapidana saat berada di penjara? Berikut hasil penelusuran Cenderawasih Pos di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Salah satu ruangan yang disebut sebagai dapur sajian untuk para narapidana itu berada di pojok kiri gedung Lapas. Tempatnya cukup luas. Kondisinya pun terlihat cukup bersih lengkap dengan fasilitas masak-memasak yang cukup modern.

    Ruangan itu hanya simpel saja, berbentuk persegi tanpa sekat sama sekali. Salah satu sisinya ditempati khusus untuk tabung gas dengan ukuran di atas rata-rata. Disisi lain juga terdapat tempat yang cukup besar untuk menjadi tempat panci dan wajan jumbo disimpan dan di gantung.

  Lantai dapur tanpak bersih dan steril dari kotoran sisa makanan. Wajan jumbo yang digunakan untuk menggoreng ikan, tumis sayur dan lain-lain sangat bersih dan berkilau.

   Terlihat juga di sekitaran dapur milik Warga Binaan terdapat depot air minum yang berfungsi untuk memastikan air yang di konsumsi para narapidana bersih dan terjamin kesehatannya. Di dapur ini, sejumlah pekerjanya adalah narapidana. Mereka telah dibekali dengan keterampilan khusus. Di Lapas ini ada sekitar 831 narapidana dan tahanan dengan berbagai kasus, yang butuh disiapkan makan tiap hari.

  Seorang narapidana yang berbadan kekar, berisi dan bertatto di dapur itu sibuk menggoreng ikan kering untuk makan malam bagi  ratusan narapidana di Lapas itu. “Siap bapa! Kita sementara menggoreng ikan, sedikit lagi selesai,” jawab pria berbaju hitam polos dan celana pendek levis itu, ketika ditanya Kalapas Abepura, sambil menggoreng ikan, Selasa (11/3) malam.

  Karena untuk orang banyak, bahan yang dimasak pun banyak sesuai kebutuhan. Harus dimasak di panci yang besar juga. Pria bertato itu tak sendiri. Ada beberapa lagi yang juga tengah sibuk memasak, serta membuat sayur-sayuran, memotong tempe-tahu dan beberapa bahan masakan lainnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

1 day ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

1 day ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

1 day ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

1 day ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

1 day ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

1 day ago