Categories: FEATURES

Ingin Mendengar Langsung Aspirasi dari Masyarakat

Mengikuti  Kegiatan Safari Pemkot ke Sejumlah Kelurahan dan Kampung di Kota Jayapura 

Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait, mengagendakan safari jajaran Pemkot Jayapura ke sejumlah kampung dan kelurahan yang tersebar di Kota Jayapura. Lantas apa yang menjadi motivasi dan yang terungkap dari kegiatan ini?

Laporan: Robert Mboik_Jayapura

Ada yang tak biasa yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kota Jayapura beberapa hari belakangan ini, yaitu Safari Pemkot ke kampung dan kelurahan yang ada di kota Jayapura. Kegiatan ini bahkan akan terus berlangsung untuk menjangkau  5 Kelurahan dan 14 kampung yang ada.      

   Kegiatan Safari ke kelurahan dan Kampung ini dilakukan Pemkot Jayapura dalam rangka untuk melihat langsung perkembangan pembangunan di kampung dan kelurahan yang ada di Kota Jayapura. Tak hanya itu, yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana pemerintah daerah ingin mendengar langsung aspirasi dari masyarakat melalui RT RW dan pemerintahan setempat.

   Diharapkan melalui aspirasi ini Pemerintah bisa memasukkannya ke dalam program kerja 2025 apabila memang itu menjadi prioritas.  Namun, apabila masukkan atau keluhan dari masyarakat di Kelurahan dan Kampung ini dianggap masih bisa ditangani, maka hal itu bisa langsung diambil alih oleh instansi teknis terkait.

   Kegiatan Safari Pemkot Jayapura ini sendiri sudah dimulai sejak Senin (9/9) awal pekan ini. Safari berjalan tiga hari berturut-turut dan akan terus  dlanjutkan untuk turun menjangkau ke  seluruh kampung dan kelurahan yang ada di wilayah Kota Jayapura.  Kegiatan safari  ini pertama kali dilakukan di Kelurahan Trikora, Angkasa, Tanjung Ria, Kampung Kayu Batu, dan terbaru di Kelurahan Imbi dan Kelurahan Mandala.

  Mengapa safari itu dianggap sangat penting?

Pj. Walikota Jayapura Christian Sohilai  punya alasanya. Menurutnya, dengan safari ini, Pemkot Jayapura bisa melihat langsung kondisi yang terjadi di masyarakat, mulai dari pembangunannya,  situasi kambtibmas, dan isu-isu strategis lainya yang ada di masyarakat.

   Karena itu, dalam kegiatan safari tersebut pihaknya mengumpulkan para pengurus RT, RW, aparat pemerintah kampung dan kelurahan dan tokoh-tokoh masyarakat. Dari kegiatan yang sudah dilakukan selama beberapa hari ini sebenarnya sangat terasa manfaatnya. Misalnya ada beberapa persoalan yang seringkali diperlukan oleh masyarakat.

    Mulai dari masalah sampah, kasus pencurian, masalah kesehatan, masalah pendidikan, peredaran ganja, miras yang menyebabkan orang mabuk, dan masih banyak lagi persoalan yang terjadi di masyarakat, terutama di kampung dan kelurahan yang didatangi.

   “Kalau kita tidak lakukan seperti ini, kita tidak tahu yang terjadi disini. Kita anggap aman-aman saja, ternyata ada banyak masalah dibawa yang perlu kita atasi bersama,” kata Sohilait, dalam kesempatan diskusi dengan masyarakat dan aparat pemerintah Kelurahan Mandala, Rabu (11/9).

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

7 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

7 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

8 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

8 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

9 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

10 hours ago