Kini, berbekal dorongan usulan anggaran perubahan dari pemerintah daerah serta komitmen untuk melakukan pembenahan program pelayanan secara menyeluruh, RSJ Abepura melangkah makin mantap memasuki babak baru transformasinya.
Rumah sakit jiwa ini perlahan-lahan melepaskan citra lama sebagai tempat penampungan yang menakutkan, lalu bangkit menjadi benteng pertahanan kesehatan mental yang ramah dan inklusif.
“Kami terus berjuang tanpa lelah agar rumah sakit ini tidak lagi sekadar berdiri sebagai tempat pengobatan medis darurat belaka, melainkan bertumbuh menjadi sebuah ruang pemulihan martabat, penegak harga diri, dan tempat menyemaikan kembali benih-benih harapan baru bagi seluruh penyintas gangguan kejiwaan di pelosok Tanah Papua,” pungkas dr. Edyson mengakhiri perbincangan.
Langkah pantang menyerah RSJ Abepura menegaskan sebuah pesan penting: kemajuan sebuah rumah sakit jiwa tidak ditentukan oleh kemewahan gedungnya, melainkan oleh besarnya tekad para garda terdepan dalam merawat asa masyarakat Papua. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Alberto Alfred Itaar, menjelaskan bahwa penertiban terutama menyasar…
Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua, Karsudi mengatakan, peningkatan…
Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Patrige Renwarin, SH, M.Si mempertanyakan kepada semua pihak apa yang…
Ketua Asosiasi Bupati Se Papua Pegunungan Didimus Yahuli, SH, MH menyatakan rapat koordinasi yang dilakukan…
Selain Forkopimda, hadir juga unsur pimpinan DPRK Lanny Jaya, Dinas kesehatan serta sejumlah Organisasi Perangkat…
Presiden Persipura, Owen Rahadiyan, menegaskan target tersebut tetap menjadi prioritas meski timnya belum mendapatkan hasil…