Kini, berbekal dorongan usulan anggaran perubahan dari pemerintah daerah serta komitmen untuk melakukan pembenahan program pelayanan secara menyeluruh, RSJ Abepura melangkah makin mantap memasuki babak baru transformasinya.
Rumah sakit jiwa ini perlahan-lahan melepaskan citra lama sebagai tempat penampungan yang menakutkan, lalu bangkit menjadi benteng pertahanan kesehatan mental yang ramah dan inklusif.
“Kami terus berjuang tanpa lelah agar rumah sakit ini tidak lagi sekadar berdiri sebagai tempat pengobatan medis darurat belaka, melainkan bertumbuh menjadi sebuah ruang pemulihan martabat, penegak harga diri, dan tempat menyemaikan kembali benih-benih harapan baru bagi seluruh penyintas gangguan kejiwaan di pelosok Tanah Papua,” pungkas dr. Edyson mengakhiri perbincangan.
Langkah pantang menyerah RSJ Abepura menegaskan sebuah pesan penting: kemajuan sebuah rumah sakit jiwa tidak ditentukan oleh kemewahan gedungnya, melainkan oleh besarnya tekad para garda terdepan dalam merawat asa masyarakat Papua. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Operasi penertiban yang dimulai pukul 11.12 WIT tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Mimika AKP…
Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…
Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…
Abisai menilai capaian realisasi anggaran hingga saat ini masih perlu terus didorong. Karena itu,…
Christian menyinggung masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak pada fasilitas transportasi di sejumlah wilayah…