Categories: FEATURES

Menulis jadi Cara Melawan Penindasan yang Banyak Dialami Perempuan Papua

Mengenal Julia Opki, Sosok Penulis Buku “Juang Rahim Kaum yang Tersisa”

Kekagumannya terhadap sosok penulis Pramoedya Ananta Toer mengantarkan perempuan asal Pegunungan Bintang bernama Julia Opki ini melahirkan karya buku yang diberi judul “Juang Rahim Kaum yang Tersisa”. Apa yang melatar belakang menulis buku ini?

Laporan: Elfira_Jayapura

Buku setebal 176 halaman dengan judul “Juang Rahim Kaum Yang Tersisa” ini, merupakan kumpulan cerita pendek mengenai perjuangan perempuan Papua beserta kompleksitas masalahnya, juga harapan-harapan untuk alam dan manusia di seluruh tanah Papua.
Buku menceritakan tentang satu lelaki dalam dunia perempuan Papua. Iman yang terbuang, yang berjuang. Balas dendam kematian dengan hidupkan kisah dan noken solidaritas merajut ingatan generasi.

Setiap lembar bukunya menceritakan tentang kehidupan masyarakat Papua, politik, perempuan Papua yang kerap mengalami kekerasan, masalah sosial dan budaya. Serta, pergerakan-pergerakan yang dilakukan selama ini.

Untuk mengulik isi buku ini lebih jauh, Cenderawasih Pos menemui Julia di suatu tempat di Abepura, Sabtu 7 Juni 2025. “Buku “Juang Rahim Kaum yang Tersisa” tidak hanya bicara kehidupan, namun disudut lainnya banyak orang Papua yang dibunuh. Belum lagi permasalahan yang membelenggu perempuan Papua,” ungkap perempuan 30 tahun ini.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pengalihan ASN ke Kementerian Jadi Solusi Tekan Belanja Pegawai

Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…

13 hours ago

Warga Diminta Waspadai Kejahatan di Ruang Digital

  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…

14 hours ago

Wali Kota: Bangun Tempat Ibadah Butuh Komitmen Moral

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…

15 hours ago

Nggam Bu, Pesona Air Biru yang Dijaga Masyarakat Adat

Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…

16 hours ago

Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkot Siapkan Konvoi Merah Putih

  Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…

17 hours ago

Minimnya Anggaran hingga Maraknya Tambang Ilegal Jadi Sorotan

Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…

18 hours ago