Categories: FEATURES

Miris! Pelaku Adalah Orang Terdekat dan Orang yang Dihormati

Menyimak Fenomena Kasus  Kekerasan Seksual  yang Terjadi di Kota Jayapura

Kaum perempuan dan anak-anak di bawah umur  yang seharusnya dilindungi, justru sering menjadi korban tindak kekerasan fisik hingga kekerasan seksual. Bagi korban, pengalaman ini tentu menjadi beban berat dan trauma dalam hidupnya. Hal ini yang menjadi konsen dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Papua untuk menekan, supaya tidak ada lagi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Saat ini banyak sekali  kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia, temasuk di Papua. Kekerasan seksual ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, justru paling banyak menimpa pada anak remaja bahkan anak di bawah umur. Mirisnya, pelaku  kekerasan seksual bukan orang jauh, justru kebanyakan dilakukan oleh keluarga terdekat hingga orang tua korban.

   Di Provinsi Papua sendiri menurut Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) mencatat sebanyak 45 Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur, 17 diantaranya kasus pelecehan atau kekerasan seksual, kekerasan fisik sebanyak 5 kasus, psikis 13 kasus, pelantaran 2 kasus, lainya sebanyak 9 kasus.

  Kasus kekerasan seksual ini mayoritas dialami oleh remaja atau anak perempuan. Selain itu kasus kekerasan seksual juga terjadi di kalangan pelajar maupun mahasiswa. Yang dilakukan oleh guru, dosen, bahkan pengajar di lingkungan sekolah keagamaan. Hal ini bisa terjadi, karena terjadinya perbedaan usia dan kekuasaan, sebagai contoh antara dosen dan siswa, pelajar dan guru, begitu juga tokoh/pengajar agama.

   Seperti diketahui masalah kekerasan terhadap anak masih banyak terjadi di Papua, baik kekerasan fisik, psikis, seksual dan lainnya. Secara keseluruhan, Ketua  Komisi KPAD Papua Yohana Itlay  mengungkapkan, pihaknya mencatat 104 kasus kekerasan terhadap anak di 2024. Sebanyak 34 kasus terjadi pada anak laki-laki, sementara 70 kasus pada anak perempuan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

1 hour ago

Prabowo Singgung Krisis Kejujuran dan Keteladanan

Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pernyataan Presiden Prabowo tersebut mencerminkan harapan rakyat…

2 hours ago

Board of Peace Bentukan Donald Trump Dinilai Berbau Imperialisme

Di sisi lain, Palestina sama sekali tidak dilibatkan dalam proses konsultasi sejak awal pembentukan Board…

3 hours ago

Miris Siswa SD di Ngada NTT Diduga Tewas Gantung Diri

Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban,…

4 hours ago

MK Tolak Gugatan Legalisasi Nikah Beda Agama

“Amar putusan, mengadili, menyatakan permohonan tidak dapat diterima,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan. Dalam pertimbangannya,…

5 hours ago

PPATK Catat Transaksi Judol Menyusut dari Rp 359 Triliun jadi Rp 286 Triliun

Meski begitu, aktivitas judi online masih melibatkan sekitar 12,3 juta orang yang melakukan deposit melalui…

6 hours ago