Sementara itu dari tim Pro (Fisip Uncen) mendukung bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pendanaan kampanye Pilkada 2024 di Tanah Papua adalah prasyarat utama untuk menciptakan demokrasi yang berkeadilan.
“Dari sini kita bisa lihat, pemilu yang adil itu mulai dari dalam, artinya jika penyelenggara mampu mengelola anggaran secara baik, maka hal yang lain akan berjalan maksimal,” jelas Anjeni Asum, salah satu anggota Tim Pro.
Sementara itu ketua Panitia Febrianti Ningtyas, menjelaskan Debat itu diikuti 8 tim masing masing dari Internal Uncen dan beberapa Tim dari Kampus USTJ. “Awalnya 16 tim, tapi 8 timnya kita eliminasi, dan 8 tim lainnya ikut dengan sistem gugur. Setelah semua tahap diikuti, yang keluar jadi pemenang dari Fisip, kemudian juara dua dari FH Uncen semester III,” jelasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…
"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…