Selama berlangsungnya Piala Dunia, warga juga akan menggelar nonton bareng (nobar) setiap pertandingan penting. Menurut Odhy, seluruh pencinta sepak bola di Kota Jayapura dipersilakan bergabung, tanpa memandang klub maupun negara yang didukung.
“Di sini semua fans ada. Yang paling banyak memang Brasil, Jerman, dan Belanda. Mulai dari anak-anak sampai orang tua ikut terlibat. Bahkan banyak yang secara sukarela membantu membeli cat dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Karena seluruh persiapan dilakukan secara swadaya, warga masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin membantu kebutuhan dekorasi, seperti cat, lampu, maupun umbul-umbul.
“Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin membantu. Semua ini kami kerjakan secara gotong royong dan swadaya masyarakat,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan saat pelaksanaan nobar, panitia kampung telah menyiapkan pola pengamanan sederhana yang selama ini terbukti efektif.
“Kami biasanya memasang tali rafia di pinggir jalan agar penonton tidak meluber ke badan jalan. Cara itu sudah kami lakukan setiap Piala Dunia dan cukup membantu mengurangi kemacetan,” jelas Odhy. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok, khususnya minyak goreng merek Minyakita dan beras,…
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudy Aibesa, S.K.M menyatakan kasus pembongkaran dan pengerusakan puskesmas…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, menjelaskan bahwa kegiatan nasional tersebut merupakan…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan dan Perpustakaan terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menghadiri acara kelulusan siswa Sekolah Jenius yang berlangsung di…
Haris menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah tentu mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas. Karena itu,…