Categories: FEATURES

Masyarakatnya Ramah, Minta Warisan Leluhur Seni dan Budaya Tetap Dijaga

Ketika 89 Wisman Berkunjung ke Kampung Yobeh Salah Satu Tempat Wisata Kampung di Danau Sentani

Sebanyak 89 wisatawan dari berbagai negara mengunjungi Kampung Yobeh sebagai tujuan wisata. Kesan pesan apa saja yang mereka dapatkan setelah berkunjung ke sana?

Priyadi- Sentani

Ada yang lain di Kampung Yobeh, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura pada Sabtu (5/9), sore. Dimana sebanyak 89 turis dari berbagai negara hadir di Kampung Yobeh menyaksikan pentas seni, budaya, sajian kuliner dan bisa menyaksikan pembuatan gerabah maupun pembuatan tato dengan tangan tanpa alat modern.

Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai negara lainnya menggunakan kapal pesiar Nobile Caledonia yang singgah di Pelabuhan Jayapura dalam destinasi di Asia saat di singgah di pelabuhan Jayapura para turis diajak ke Museum Expo Waena melihat barang antik warisan leluhur yang masih tersimpan yang dibuat oleh masyarakat OAP. Setelah itu melanjutkan ke Kampung Yobeh sebagai salah satu destinasi wisata yang sudah tujuh kali menjadi tujuan wisata para turis mancanegara.

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Papua Nicky Mehue mengatakan, sebanyak 89 turis dari berbagai negara berkunjung di Jayapura mereka datang langsung ke Museum Expo Waena dan Kampung Wisata Yobeh, Kabupaten Jayapura.

Diakui, kunjungan turis ini ke Kampung Yobeh bisa melihat seni, budaya dan kerajinan tangan yang dibuat masyarakat asli seperti membuat gerabah alat dapur dengan memanfaatkan bahan alami dari kampung, termasuk melakukan tokok sagu di pohon sagu untuk mendukung kuliner lokal, memanfaatkan pohon sagu yang sudah di tebang untuk mencari ulat sagu untuk di oleh dengan manfaat sumber protein tinggi bahkan para turis bisa menyaksikan pembuatan tato secara manual dengan tangan tanpa bantuan mesin modern dan pewarna tradisional dengan motif khas masyarakat yang mendiami danau Sentani.

“Kunjungan turis mancanegara di Kampung Yobeh tidak baru kali ini, tapi sudah ke tujuh kali, karena di Kampung Yobeh terpilih menjadi tujuan destinasi wisatawan Mancanegara karena memiliki seni dan budaya dari masyarakat kampung,”ungkapnya.

Menurutnya, kampung di Kabupaten Jayapura banyak yang memilki potensi untuk mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara, yang penting bisa dikelola dengan baik dan dapat dukungan dari semua pihak.

“Kunjungan wisatawan mancanegara juga disambut tarian khas di sini, para wisman sangat senang dan mengaku masyarakat kampung menyambut mereka dengan ramah, suka cita, inilah yang mereka senangi dan bisa membawa kesan bagi para wisman lainnya, ini bisa menjadi modal mereka menceritakan ke negaranya sekaligus bisa mempromosikan seni dan budaya yang ada di Papua, khususnya di kampung kampung yang masih dijaga masyarakat OAP,”jelasnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

8 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

16 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

17 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

19 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

20 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

21 hours ago