Diakui, mendatangkan Wisman tidaklah mudah harus buruh perjuangan apalagi mengajak sampai di kampung-kampung tentu butuh persiapan yang matang dan diharapkan ini juga mendatangkan dukungan dari pemerintah, masyarakat adat, masyarakat kampung supaya saat wisman hadir mereka merasa nyaman, aman, senang dan bisa datang lagi.
“Memang mendatangkan Wisman tidak mudah harus butuh perjuangan dan usaha keras, karena mereka mau datang tentu harus dipastikan pelayanan, keamanan, kenyamanan bahkan ada nilai lebih yang bisa mereka dapat karena sudah mengeluarkan banyak biaya, waktu dan tenaga,”jelasnya.
Dijelaskan, untuk memudahkan para Wisman dalam berkomunikasi dan menjelaskan destinasi wisata yang dikunjungi ada sebanyak 10 pemandu wisata yang mendampingi hal ini sangat penting supaya wisman juga tidak hanya menikmati ke tujuan daerah wisata, tapi mereka juga menggali lebih dalam terkait daerah itu disitulah peran dari pemandu wisata.
Lanjut Nicky, setelah berkunjung di Kampung Yobeh para Wisman selanjutnya kembali ke Pelabuhan Jayapura untuk melanjutkan perjalanan ke negara Papua Nugini untuk melihat destinasi wisata selanjutnya.
Nicky juga merasa senang, bahagia dan berterima kasih kepada masyarakat adat Kampung Yobeh yang telah mendukung kunjungan wisata ini, telah mempersiapkan dengan baik kuliner tradisional yang disajikan, memperlihatkan keahlian dalam membuat gebah, membuat tato, menokok sagu, menampilkan tarian penyambutan dan lainnya.
Selain itu, para masyarakat lokal yang ikut datang di Kampung Yobeh ini juga memberikan nilai tambah karena memberikan kehangatan dan kenyamanan bagi wisman yang hadir.
Karena bisa berinteraksi secara langsung. Nicky juga menambahkan kembali, berkunjung ke Kampung Yobeh, Kabupaten Jayapura, tidak hanya menawarkan pemandangan alam dan kehidupan masyarakat di sekitar Danau Sentani. Wisatawan juga berkesempatan mengenal lebih dekat salah satu warisan budaya Sentani yang kini semakin jarang ditemui, yakni Enahuu atau tato tradisional Sentani.
Hal tersebut disampaikan Nicky yang menjelaskan bahwa dalam kunjungan ke Kampung Yobeh, wisatawan mancanegara (wisman) dapat melihat secara langsung tradisi Enahuu yang kembali diperkenalkan kepada masyarakat melalui Pesta Rakyat Masyarakat Adat Yobeh.
Enahuu bukan sekadar seni menghias tubuh. Bagi masyarakat Sentani, motif yang digunakan memiliki keterkaitan dengan identitas, garis keturunan serta hubungan manusia dengan alam.
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Dinas Kesehatan resmi mengutus Tim Kesehatan untuk menangani dampak bencana…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan, insiden tersebut bermula dari ulah seorang oknum warga setempat…
Pemkab Lanny Jaya juga berencana menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat dan mendorong adanya dukungan…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali bergerak menangani dampak bencana hujan es yang melanda masyarakat di…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menegaskan beras bantuan pangan yang telah di keluarkan pemerintah…
Razia tersebut menyasar tiga tempat hiburan malam, yakni Cafe/Bar D'Sultan, Blue Angles dan Cloud9. Kegiatan…