Categories: FEATURES

Tak Ada Pengawasan dan Ketegasan, PKL Kembali Jualan di Bahu Jalan

Melihat Aktifitas Para Pedagang Pasca Penertiban yang Dilakukan Pemkot Jayapura

Persoalan Pedagang Pasar Kaki Lima (PKL) di Pasar Induk Youtefa dan Otonom tak kunjung beres. Padahal Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura telah melakukan penertiban terhadap sejumlah PKL yang dagang di bahu jalan masuk kedua Pasar tersebut. Telah berulang kali PKL diberikan surat peringatan hingga dilakukan penertiban, tetap saja para pedagang muncul kembali.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Selasa (4/6) sore sekira pukul 15:30 WIT, Cenderawasih Pos kembali melihat aktifitas pedagang di Pasar Youtefa dan Pasar Otonom Kotaraja. Tampak sejumlah PKL masih berdagang di bahu jalan masuk kedua Pasar itu, dan bahakan ada yang kembali mendirikan bangunan semi permanen dengan lapak-lapaknya.

  Reni (30), salah satu PKL, mengatakan dirinya memilih dagang di luar pasar dikarenakan kondisi pasar tidak terawat, sepi dan tidak memiliki tempat atau lapak. Hal tersebut membuat Reni enggan untuk berjualan di dalam pasar.  Ia mengatakan aturan di dalam tidak jelas, dan  tidak ada ketegasan dari para pengelola pasar.

  “Sebenarnya para pedagang ini mempunyai alasan masing-masing, yang pertama di dalam pasar sepi, becek dan tidak memiliki tempat, terus pengawasan dari pemerintah juga kurang, yang mengakibatkan para pedagang ini keluar lagi,” kata Reni, kepada Cenderawasih Pos, Selasa (4/6).

  “Motivasi para pedagang cuma dagang saja, pengen mencari nafkah tiap hari begitu,” tambahnya.

    Dia melanjutkan, jika ingin ditertibkan, pemerintah seharusnya terlebih dahulu perbaiki bagian yang rusak didalam pasar seperti jalan, parkiran dan pembagian tempat juga harus adil. “Kita sudah tahu, sudah paham soal surat edaran dari pemerintah, tetapi mau bagaimana lagi, mau dipaksa bagaimana tetap kita jualan, kalau kita tidak jualan ya bagaimana kita bisa dapat uang,” ungkapnya.

   Dia mengharapkan jika nanti pasarnya direnovasi, Ia menginginkan para PKL diberi tempat cukup, dan perbaikan ases jalan diutamakan.

  Sementara itu, Latif (60) salah satu pedagang di dalam Pasar Otonom mengeluhkan dengan kondisi bagian dalam pasar yang sepi, dan kondisi jalan yang berlumpur saat musim hujan tiba.

Dia mengatakan pasca penertiban yang dilakukan oleh Pemkot pada, Selasa (21/5) di pasar Induk Youtefa dan Rabu, (22/5) di pasar Otonom beberapa waktu yang lalu tidak ada perubahan ataupun penambahan para pedagang didalam pasar semuanya masih di luar jalan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Lantai Jembatan Banyak Lubang, Terkesan Kumuh dengan Coretan dan Sampah

Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai.  Arus lalu lintas…

8 hours ago

Wali Kota Ajak Perangi Segala Bentuk Perjudian

   Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…

15 hours ago

Tabrak Truk Semen, Pengendara Motor Tewas di Ring Road

Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…

16 hours ago

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

1 day ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

2 days ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

2 days ago