Categories: METROPOLIS

Pekey Minta Warga Kota Jayapura Lebih Peduli

JAYAPURA– Sekda Kota Jayapura Frans Pekey meminta seluruh warga dan masyarakat kota Jayapura supaya lebih peduli terhadap penanganan sampah di Kota Jayapura.

“Saya atas nama Pemkot Jayapura, terus mengajak seluruh masyarakat yang ada di Kota Jayapura supaya merasa memiliki kota ini sebagai rumah kita. Kalau sudah ada rasa memiliki maka sudah pasti ada kehati-hatian, termasuk dalam membuang sampah, pada tempatnya,” kata Frans Pekey, Rabu (5/6).

   Dia mengatakan masyarakat di Kota Jayapura harus memiliki kepekaan kepedulian terhadap isu lingkungan saat ini. Karena itu setiap masyarakat bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungannya masing-masing. Hal itu bisa dimulai dari diri sendiri dan kemudian di lingkungan tempat tinggalnya.

   “Ingat kita tidak hidup sendiri, tetapi hidup bersama-sama dengan banyak orang, kita tidak hidup di alam gaib, dialam yang hampa tetapi kita hidup di dunia yang ada ekosistemnya,” imbuhnya.

   Karena menurutnya membuang sampah di sembarang tempat akan berdampak pada terganggunya ekosistem baik di darat maupun di laut. “Karena itu mari kita berpikir untuk ramah terhadap lingkungan dengan tetap menjaga dan melestarikan lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan tempat,”harapnya.

    Untuk itu dia mengajak seluruh masyarakat di kota Jayapura menerapkan kebiasaan peduli terhadap lingkungan ataupun melestarikan lingkungan hidup dimulai dari Rumah Kita sendiri. Dimulai dari diri sendiri sebagai bentuk untuk memberikan contoh kepada orang lain terutama di lingkungan dan juga komunitas di mana saja berada.

   “Melestarikan lingkungan hidup paling tidak kita mulai dari halaman rumah kita masing-masing. Dari dalam rumah kita dulu kemudian kita beri contoh kepada masyarakat sekitar dan juga komunitas-komunitas lainnya,” ujarnya.

   Dia menambahkan, ke depan pemerintah kota Jayapura akan berkolaborasi dengan semua pihak, baik itu institusi pemerintah, BUMN, BUMD dunia usaha L komunitas masyarakat termasuk paguyuban-paguyuban dan agama-agama. Kolaborasi ini penting untuk menjawab setiap tantangan yang terjadi di kota Jayapura termasuk penanganan kebersihan dan isu lingkungan.

    “Kritikan penting, tetapi kita tidak hanya bicara tetapi ada aksi nyata, harus diimbangi. Sehingga antara kata dan perbuatan seiring sejalan sehingga kita bersama-sama merasa peduli, merasa memiliki kota Jayapura, sebagai rumah kita bersama istana kita bersama,”pungkasnya. (roy/tri).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

51 minutes ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

9 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

10 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

11 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

12 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

15 hours ago