“Kami tidak punya tempat tinggi untuk lari. Kalau semua terendam, kami tidak tahu harus bagaimana.”kata Hanny.
Harapan pun disampaikan kepada pemerintah. Warga meminta penanganan cepat, termasuk pembersihan saluran pembuangan di Jaifuri agar aliran air bisa kembali lancar.
Di Kampung Yoboi, di antara air yang terus naik dan kecemasan yang tak kunjung reda, warga tetap bertahan. Menjaga rumah, menjaga keluarga, dan menjaga harapan agar air segera surut, dan kehidupan bisa kembali berjalan seperti semula.(*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Turut hadir pula Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Maruli Simanjuntak, dan KSAL Muhammad…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Kepala Biro Humas Kemenhaj RI, Moh Hasan Afandi, memberikan pernyataan resmi melalui konferensi pers yang…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Belum lagi, ”dibantai” penguji saat sidang skripsi. Hal itu membuatnya enggan membuat skripsi. Gayung bersambut,…