Bagi warga, kondisi ini bukan sekadar banjir biasa. Ini adalah ancaman terhadap kehidupan sehari-hari.
Yakob Wally, Sekretaris Kampung Yoboi, menceritakan betapa sulitnya situasi yang mereka hadapi. Hutan sagu yang selama ini menjadi sumber makanan kini terendam hingga setinggi dada orang dewasa. Aktivitas mencari ikan pun menjadi sangat sulit, karena air yang tinggi menyulitkan pemasangan jaring. “Sekarang semua susah, mau cari sagu susah, mau cari ikan juga susah.” katanya pelan sambil menatap hutan sagu yang terendam.
Air bahkan sudah mencapai gelagar rumah warga. Dari sekitar 70 rumah di kampung itu, hampir semuanya terdampak. Dapur dan MCK terendam, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih dan memasak makanan.
Malam hari pun tak lagi tenang. Setiap hujan turun, warga terjaga, waspada jika sewaktu-waktu air kembali naik. “Sudah dua minggu kondisi ini berlangsung. Awalnya hanya satu dua rumah yang terdampak. Namun kini, hampir seluruh kampung merasakan dampaknya,” jelasnya lagi.
Di Kampung Yoboi, yang dihuni sekitar 124 kepala keluarga, tidak ada dataran tinggi untuk mengungsi. Semua wilayah berupa rawa. Warga hidup di atas papan, bergantung pada alam untuk bertahan hidup.
Selain itu, Hanny Felle, seorang penggiat literasi di kampung itu, mengingat kembali bagaimana semuanya bermula. Sejak awal Maret, hujan mulai turun. Air perlahan naik. Warga sudah mulai khawatir, mengingat peristiwa Banjir Bandang Sentani 2019 yang masih membekas di ingatan.
Meski curah hujan tidak seekstrem tahun 2019, namun debit air terus meningkat, terutama karena aliran dari beberapa kali yang bermuara ke danau yaituKali Yoboi, Kali Boneme, dan Kali Enalowi.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…
Abisai mengajak seluruh masyarakat di tiga kampung Skouw untuk menjadikan perjalanan 112 tahun Injil…
Dalam sambutannya, Nyoman Sri Antari mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah konkret Pemkot Jayapura bersama…
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…