Begitu melewati pos, jalan mulai menyempit, berganti batu-batu kecil yang menantang roda kendaraan. Tapi di ujung perjalanan itu, suara gemericik air dan udara sejuk menyambut dengan lembut. Kali Suembak adalah potongan kecil eloknya kaki Cycloops yang mengalir diantara batu besar yang diselimuti lumut. Di beberapa sisi, pepohonan tinggi berdiri rapat, meneduhkan pengunjung yang ingin duduk diam menikmati harmoni alam.
Tempat ini tak lagi seramai dulu, mungkin karena aksesnya yang harus melewati area militer. Tapi justru di situlah pesonanya sunyi, tenang, dan alami. Setiap destinasi membawa cerita tentang alam yang menyejukkan, masyarakat yang ramah, dan semangat untuk terus berkembang tanpa melupakan akar budaya.
Menjelajahi Kabupaten Jayapura bukan sekadar melihat keindahan, tapi merasakan kehidupan yang berpadu erat dengan alam. Sebuah pengalaman yang membuat setiap pengunjung ingin berkata, ‘Aku akan kembali lagi ke sini’ (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…
Crosser kebanggaan Papua yang menorehkan prestasi gemilang dan kejuaraan nasional itu mengumpulkan poin sempurna dengan…
Lokasi wisata ini berada tidak jauh dari kawasan wisata Tobuso dan mulai dikenal luas sejak…
Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melakukan kajian terhadap jumlah aparatur sipil negara (ASN) dan beban kerja…
Wakil Bupati Jayapura, Haris R. Yocku, menegaskan malaria masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Jayapura…