

Pelaku UMKM di sepanjang Jalan Soa Siu tepatnya depan kantor gubernur, berjualan di lokasi Pesta Rakyat, Jumat (31/10). (foto:Elfira/Cepos)
Mereka yang Memanfaatkan Momen Pesta Rakyat untuk Berjualan
Pesta Rakyat yang digelar selama sehari di kantor gubernur memiliki cerita tersendiri bagi pelaku UMKM, dan masyarakat. Dihadiri ribuan warga, sedang sebagian pelaku UMKM memilih berjualan secara mandiri dan menggelar bangku kayu untuk menambah pemasukan. Seperti apa kesan dan harapan mereka ?
Laporan: Elfira_Jayapura
Ratusan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pedagang mama-mama Papua memenuhi Jalan Soa Siu Dok II, tepatnya depan kantor gubernur. Aneka jajanan makanan di pasarkan di tenan yang tersedia, dalam Pesta Rakyat yang digelar Pemerintah Provinsi Papua, Jumat (31/10).
Ada yang berjualan dengan mengandalkan bangku kayu beratapkan terpal, gerobak mini, tenan, kendaraan roda dua. Namun, ada juga yang berjualan secara keliling sembari menawarkan dagangan mereka ke pengunjung yang datang.
Ada hasil pertanian, makanan siap saji, bakso, gorengan, aneka minuman, noken hingga aksesori lainnya bisa ditemui di Pesta Rakyat yang digelar selama sehari, menyambut kepemimpinan baru Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Matius D Fakhiri dan Aryoko Rumaropen.
Sebagian penjual kuliner, meski tidak dilibatkan dalam Pesta Rakyat ini, namun mereka antusias terlibat dan berjualan secara mandiri. Bahkan, mereka tetap bertahan hingga malam hari sampai jualannya benar-benar habis terjual.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…