Sinode Keuskupan Jayapura 2026 juga menaruh perhatian besar pada suara kaum marginal. Uskup Yan You berharap proses Sinode ini mampu memperkuat partisipasi kaum muda, keluarga, kaum miskin, serta penyandang disabilitas dalam kehidupan Gereja.
“Gereja harus menjadi rumah bersama. Kita ditantang untuk berdialog dengan semua pihak, termasuk pemerintah, tokoh adat, hingga TNI, Polri, dan OPM, untuk mencari jalan kesatuan, perdamaian, dan keadilan sesuai ajaran sosial Gereja,” ujarnya.
Pelaksanaan Sinode ini memiliki nilai strategis karena bertepatan dengan peringatan 800 tahun wafatnya Santo Fransiskus dari Asisi (Transitus) serta sejalan dengan agenda Sinode Para Uskup Sedunia.
Diharapkan, hasil Sinode Keuskupan Jayapura 2026 dapat menjadi peta jalan (road map) pengembangan pastoral dan episkopal jangka panjang. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini,” pungkas Uskup Yan You. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen di Jayapura, Sabtu, mengatakan RPJMD merupakan dokumen strategis yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menyatakan hari ini bisa dilihat bersama panen ubi…
Ribuan umat Katolik, biarawan, dan biarawati dari empat dekanat di dua provinsi Papua dan Papua…
Primus pun meminta aparat keamanan selaku penegak hukum agar bertindak cepat mengungkap motif di balik…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jayapura, Asep Khaled, menjelaskan bahwa perencanaan…
Kata Slamet, yang menarik adalah Distrik Mimika Baru sebagai salah satu distrik yang terletak di…