Categories: EKONOMI BISNIS

Lion Air Layani Cargo 2 Kali Seminggu

Salah satu pesawat Lion di Bandara Sentani beberapa waktu lalu. Sementara tidak melayani penumpang, Lion Group tetap layani cargo 2 kali seminggu. ( FOTO: Yohana/Cepos)

Selasa dan Jumat, Maksimal Angkut 15 Ton   

JAYAPURA – Lion Group memastikan layanan cargo tetap berjalan seperti biasa. Bahkan pengiriman barang masuk ke Papua cukup tinggi,  sedangkan barang yang keluar dari Papua rata-rata kosong.

 Area Manager Lion Group  Wilayah Papua, Agung Setyo Wibowo mengatakan,  layanan cargo baik dari pengiriman retail, masyarakat maupun jasa Lion Parcel saat ini lebih banyak pengiriman masuk ke Jayapura, sedangkan yang keluar dari Jayapura tidak ada.

 “Kami layani cargo setiap hari Selasa dan Jumat, maksimal angkutan sampai 15 ton dengan rute Jakarta -Ujung Pandang- Jayapura. Saat ini memang lebih dominan barang masuk ketimbang barang keluar. Selama ini kami melayani pengiriman barang keluar hanya khusus untuk pengiriman ekspor seperti Tuna yang kemudian akan dikirim keluar Indonesia. Hanya saja saat ini untuk sementara belum ada pengirimannya dari Papua apalagi dengan kondisi saat ini,”ungkap Agung kepada Cenderawasih Pos, Jumat (29/5) kemarin.

Diakuinya, sampai dengan saat ini khusus untuk layani penumpang pihaknya belum menerima info selanjutnya. Akan tetapi ke depan akan ada pertemuan dengan pemerintah membahas tentang batas waktu operasional penumpang. Jika masih dilanjutkan penutupan sementaranya pihaknya tetap akan mengikuti aturan pemerintah.

 “Sampai dengan saat ini kami memang menerima adanya penawaran terkait carter pesawat dari masyarakat di Papua, hanya saja kami mengikuti aturan pemerintah daerah terkait dengan perizinan dimana penumpang harus bersurat terlebih dahulu ke Gubernur atau Sekda. Kalau dari Pemerintah Provinsi menyetujui baru kami bisa layani terkait permintaan slotime, jadi tidak bisa langsung sekarang layani  carter,”jelasnya.

Lanjutnya, mengingat dengan kondisi saat ini memang segala sesuatu harus ada izin, baik itu tes kesehatan, surat jalan, keperluan seperti apa semua harus dilengkapi terlebih dahulu. Namun untuk diketahui sampai dengan 31 Mei Lion Group tidak melakukan penerbangan penumpang se- Indonesia.

“Terkait dengan adanya keputusan pemerintah yang mengharuskan setiap penumpang melampirkan surat tugas, surat kesehatan, rapid tes dan sebagainya sebelum melakukan perjalanan keluar daerah, maka kami untuk sementara tidak melayani penerbangan penumpang dengan tujuan sosialisasi dari pemerintah bisa dipahami terlebih dahulu kepada masyarakat, agar ke depan setiap penumpang bisa menyiapkan surat-surat seperti yang dimaksudkan sebelum melakukan perjalanan,” terangnya. (ana/ary)  

newsportal

Recent Posts

BPN Papua Tekankan Perlindungan Lahan Pangan dan Tanah Adat

   Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua Roy Wayoi di Jayapura, Jumat, mengatakan perlindungan lahan…

15 minutes ago

Pemkot Jayapura Dorong Peran Pemuda Melestarikan Budaya Lokal

   Selain fokus memperkuat kerja sama antardaerah, Abisai menggarisbawahi pentingnya melibatkan generasi muda dalam upaya…

1 hour ago

Lindungi Lumbung Pangan Muara Tami dari Alih Fungsi Lahan

    ​Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, menegaskan bahwa Perda…

2 hours ago

Pemprov Papua Tingkatkan Pemerataan Energi dan Tata Kelola Tambang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus meningkatkan pemerataan akses energi dan membenahi tata kelola pertambangan sebagai…

3 hours ago

​BOSDA Beda dengan BOS Reguler dari Pemerintah Pusat

  Menurutnya, BOSDA merupakan bantuan khusus kepada sekolah daerah yang pendanaannya bersumber langsung dari Dana…

4 hours ago

Bawa Bibit Ganja, Seorang Pemuda Dibekuk 

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen,, melalui Kasat Narkoba AKP Febry…

5 hours ago