Categories: EKONOMI BISNIS

Penjualan ‘’Minyak Goreng Kita’’ Harus Dibatasi

JAYAPURA – Terkait dengan stok minyak goreng kita yang saat ini kosong di pasaran, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berharap ada pembatasan pembelian.

Ketua Aprindo Papua, Haris Manuputhy menjelaskan, stok Minyak Goreng Kita saat ini stoknya kosong. Bukan hanya di pasar tradisional, tapi juga di Pasar Moderen seperti di Saga Group.

“Ke depan Saga dan Bulog juga akan mendatangkan Minyak Goreng Kita yang dijual dengan harga Rp 14 ribu/liter, tetapi kali ini harus dibatasi,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (26/7) kemarin.

Menurutnya, khususnya untuk Saga Group akan dibatasi satu orang hanya boleh belanja 3 liter saja, karena sebelumnya tidak dibatasi, sehingga ada konsumen yang belanja banyak kemudian dijual kembali.  “Ini yang akan kita lakukan yaitu membatasi penjualan agar semua konsumen dapat Minyak Goreng Kita, ” terangnya.

Dirinya juga mengimbau semua ritel agar membatasi penjualan Minyak Goreng Kita,  sehingga harga terkontrol dan peruntukannya bisa merata. (ana/ary)

newsportal

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

16 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

18 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

19 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

20 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

21 hours ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

22 hours ago