

Ulama' asal Wamena; KH.Saiful Islam Al-Payage
JAYAPURA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, mendorong penggunaan QRIS di seluruh masjid yang ada di Papua. Ketua MUI Papua, Saiful Islam Al Payage mengatakan, penggunaan QRIS di masjid memiliki beberapa manfaat di antaranya mudah dan cepat, memungkinkan jamaah untuk melakukan donasi atau pembayaran zakat, infak dan sedekah.
Selain itu, lebih transparan, efisien, mengurangi kebutuhan uang tunai, meningkatkan partisipasi jamaah dalam kegiatan sosial dan keagamaan di masjid serta dapat meningkatkan kesadaran dan penggunaan teknologi di kalangan jamaah dan meningkatkan keamanan.
“Dalam penggunaan QRIS di masjid harus ada pengawasan dan pengelolaan yang baik, sehingga dana yang terkumpul digunakan dengan benar dan transparan,” ucap Al Payage dalam tausiah terkait keutamaan Ramadan pada acara Tarhib Ramadan 1446 H/2025, Jumat (21/2) di Masjid Baiturrahim Kotaraja.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Faturachman, mengatakan, Tarhib Ramadan menghadirkan serangkaian acara, seperti Bazar UMKM yang diikuti oleh 10 UMKM, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta berbagai kegiatan lainnya.
” Bazar UMKM Halal berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp 26 juta dari 633 transaksi, dengan 432 transaksi di antaranya Rp 18 juta menggunakan QRIS. Capaian ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan QRIS sebagai sarana transaksi pembayaran,” pungkasnya. (dil/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…