

JAYAPURA –Pandemi Covid-19 yang cukup mempengaruhi penjualan otomotif, termasuk penjualan kendaraan bekas.
Amir Karyawan Showroom Bang Madit di Kalia Acai Abepura mengatakan, sejak adanya dampak pandemi Covid-19, aktivitas penjualan motor bekas turun drastic, dibandingkan hari-hari normal.
“Meski motor bekas memiliki pangsa pasar yang cukup bagus, namun saat ini penjualan motor bekas hampir tidak dilirik konsumen. Kalau sebelumnya dalam sebulan bisa menjual sampai 30 unit motor bekas. Selama pandemi ini kami hanya bisa menjual 5 unit saja,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/8) lalu.
Diakuinya, dengan kondisi tersebut pihaknya hanya bisa memilih bertahan menghadapi masa sulit yang diharapkan segera berlalu.
“Saat ini penjualan motor memang sepi, namun kami tetap optimis ke depan akan lebih baik,” terangnya.
Lanjutnya, saat ini yang paling diminati konsumen adalah motor Beat Street dan Yamaha X-Ride. Harganya juga di kisaran Rp 16 juta – Rp 17 juta. Tergantung dari masa pemakaian dan kondisi motor.
Sementara untuk penjualan motor besar atau motor sport dihargai Rp 21 juta – Rp 25 juta.(ana/ary)
Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…
Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…
“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…
Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…
Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…
Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…