

Tampak usaha krans bunga Monica Florist yang berada di Dok V Bawah Jayapura yang ikut kebanjiran pemesanan pembuatan krans bunga ucapan duka meninggalnya Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal. ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Meninggalnya Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal berdampak pada usaha krans bunga di wilayah Jayapura yang kebanjiran pesanan.
Kebanyakan pesanan dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, gereja, swasta dan masyarakat yang memberikan ucapan duka bagi keluarga almarhum.
Salah satu pemilik usaha Krans Bunga Monika Florist yang berada di Dok V Bawah Jayapura Yona Baru mengaku ada peningkatan permintan 200 persen dari hari biasa dalam pemesanan krans bunga.
Walaupun demikian untuk harga krand bunga tetap masih stabil mulai dari Rp 800 ribu-1.6 juta yang ditawarkan sesuai dengan ukuran dan model hiasan yang dibutuhkan.
“Pemesanan krans bunga untuk ucapan duka meninggalnya Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal sudah mulai banyak dari hari Jumat (21/5) lalu, sampai sekarang. Ada dari intansi pemerintah, individu, swasta dan lainnya,’’ucapnya, Sabtu (21/5)pekan kemarin.
Diakui, untuk memenuhi pesanan pembuatan krans bunga pelanggan yang begitu meningkat, pihaknya harus melakukan lembur kerja bagi karyawannya supaya pesanan bisa diambil tepat waktu.
Sementara itu, dari pantauan wartawan Cenderawasih Pos, beberapa pembuat krans bunga baik di Entrop maupun Kotaraja juga banyak kebanjiran pesanan. baik dari perbankan, Ormas, instansi pemerintah dan lainnya.(dil/ary)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…