

Tampil terbuka, Suzuki Fronx tunjukkan mesin dan interior yang canggih
BANDUNG-Suzuki Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya efisien, tetapi juga menyenangkan untuk dikendarai. Melalui Suzuki Fronx, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan perpaduan harmonis antara teknologi mesin modern, transmisi canggih, dan sistem hybrid yang ramah lingkungan.
“Suzuki Fronx hadir menawarkan pengalaman berkendara impresif. Perpaduan mesin canggih dan teknologi hybrid SHVS, menciptakan manfaat seperti efisien dalam konsumsi bahan bakar, tapi juga sangat ramah lingkungan. Ini adalah solusi pintar sebagai mobilitas modern,” ujar Harold Donnel, 4W Marketing Director PT SIS, Senin (23/6).
Suzuki Fronx varian SGX dan GX dibekali mesin K15C yang dilengkapi teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 74 kW pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 135 Nm pada 4.400 rpm. Kehadiran teknologi dual injector berfungsi untuk mengoptimalkan pengkabutan bahan bakar, sehingga pembakaran lebih sempurna dan efisien.
Getaran mesin juga diminimalkan berkat pengembangan teknis less-friction, memberikan kenyamanan lebih saat berkendara. Efek positif lainnya adalah penghematan konsumsi bahan bakar yang signifikan serta pengurangan emisi gas buang, menjadikan Fronx sebagai mobil yang ramah lingkungan.
Untuk mendukung performa mesin, Suzuki Fronx menggunakan transmisi otomatis 6-percepatan (6 AT) yang dirancang menghasilkan perpindahan gigi halus namun tetap responsif. Transmisi ini memastikan akselerasi terasa ringan dan nyaman di berbagai situasi jalan.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…