Categories: EKONOMI BISNIS

Guna Tagih Kredit Bermasalah, Bank Papua Gandeng Kejari Jayapura

JAYAPURA – Bank Papua kembali melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Kejaksaan Negeri Jayapura, guna penagihan kredit-kredit bermasalah di Bank Papua.
Direktur Kepatuhan Bank Papua, Betty J. Parinussa mengatakan, dengan adanya kerjasama tersebut pihaknya mengharapkan bahwa dari pihak Kejaksaan Negeri Jayapura sebagaimana pengalaman-pengalaman terdahulu sudah sangat sukses dalam menagih kredit-kredit permasalahan dari debitur-debitur Bank Papua.

“Khususnya kredit-kredit kami yang berkompleksitas tinggi, sehingga kami berpikir bahwa kami perlu melakukan strategi dalam menghadapi berbagai debitur yang bermasalah,” Katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (23/2) kemarin.

Diakuinya, dengan demikian pihaknya harapkan bahwa kewenangan dari Kejaksaan itu jauh lebih mumpuni memiliki berbagai fasilitas untuk bisa melakukan pendekatan dengan para debitur, sehingga dana masyarakat bisa kembali dengan baik.

“Karena kami sebagai bank milik daerah selain mengelola dana milik pemerintah daerah juga sekitar 50% lebih, juga dan nama masyarakat pihak ketiga, itu perlu kita pastikan bahwa dana yang tersimpan di Bank Papua itu aman dan lancar,”Terangnya.

Lanjutnya, untuk itu bagi debitur Bank Papua yang kompleksitas tinggi, pihaknya perlu backup dari Kejaksaan Negeri dimana, para Kejari sangat berpengalaman dalam mengembalikan uang negara sangat berkontribusi besar untuk mendukung berbagai kegiatan bisnis Bank Papua.

Sementara itu Kejaksaan Negeri Jayapura,Lukas Alexander Raya mengatakan bawah ini merupakan perpanjangan kerjasama yang ketiga, dan MoU ini ditandatangani untuk tiga tahun ke depan.

“Kejaksaan adalah lembaga pemerintah sehingga Kejaksaan wajib hukumnya untuk mendorong semua stakeholder Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan,”Katanya.

Lanjutnya, oleh karena itu harapan pihaknya dengan adanya kerjasama ini bisa memberikan kontribusi yang lebih positif, dan juga membaik terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi misalnya pengembalian aset dan lain sebagainya. (ana/gin)

newsportal

Recent Posts

Semakin Susah Didapat, Jika Ada Harganya pun Relatif Mahal

Bagi masyarakat adat Sentani, ikan ini bukan sekadar sumber pangan. Gabus Sentani memiliki nilai budaya,…

4 hours ago

Lerai Perkelahian Dua Kelompok Pemuda, Seorang Warga Ditembak Gunakan Senapan Angin

Seorang warga Merauke bernama Jimmy Balagaize (33) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan…

7 hours ago

Ada 3.617 Pengangguuran Terbuka di Merauke

Kehadiran perusahaan di bidang perkebunan di Merauke khususnya perkebunan kelapa sawit dan sekarang ini perkebunan…

8 hours ago

Kejari Diminta Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi RBLH di Hoya

Dalam keterangan yang diterima media ini, Ketua DAD Mimika, Vinsent Oniyoma, mengatakan bahwa berdasarkan informasi…

9 hours ago

Tim Jibom Evakuasi Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia II

Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait temuan benda yang diduga bahan peledak berbahaya. Menindaklanjuti…

10 hours ago

Jelang Tahun Ajaran Baru, Warga Serbu Dukcapil Jayawijaya

Memasuki musim penerimaan siswa baru, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Jayawijaya diserbu…

11 hours ago