

Ahmad Kholisun ( FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Bulog memastikan stok gula pasir di Papua dan Papua Barat saat ini menipis. Stok gula pasir yang tersisa di Gudang Bulog hanya 82 ton.
Kadivre Bulog Papua dan Papua Barat, Ahmad Kholisun mengatakan, meski stok gula menipis di angka 82 ton saja yang tersisa saat ini, pihaknya tengah berupaya melakukan penambahan stok.
“Stok gula memang menipis, hanya saja kebutuhan masyarakat masih bisa di cover dengan penyediaan gula dari para distributor yang ada di Papua dan Papua Barat. Selain itu permintaan gula sendiri juga tidak terlalu signifikan,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (19/9) lalu.
Diakuinya, permintaan gula masih stabil, hanya saja tetap pihaknya antisipasi dengan melakukan pengadaan gula dari Sulawesi dan Jawa. Jika stok sudah siap akan segera dikirim ke Papua dan Papua Barat.
Sementara untuk kebutuhan stok lainnya seperti beras, minyak goreng dan tepung terigu, pihaknya pastikan masih dalam posisi aman. Bahkan bisa untuk kebutuhan 3 bulan ke depan.
“Kami juga akan melengkapi kebutuhan stok untuk menjaga permintaan masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru, yang biasanya meningkat. Dengan menjaga stok gula, beras, minyak goreng dan tepung terigu,” tambahnya. (ana/ary)
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…