Categories: EKONOMI BISNIS

Hati-hati, Diduga Ada Minyakita Tak Sesuai Takaran Dijual di Jayapura

JAYAPURA – Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi (Disperindagkop) Kota Jayapura, temukan dugaan kecurangan takaran yang tidak sesuai pada label kemasan Minyakita.

Hal ini terkuak saat Disperindag Kota Jayapura bersama pihak kepolisian melakukan sidak di pasar beberapa waktu lalu. Dalam sidak tersebut, ditemukan Minyakita ukuran setengah liter (500 ml) berkurang 50 ml.

“Hal ini bukan salahnya pengecer maupun distributor, sebab minyak tersebut diproduksi di pabrik yang ada di Jawa Timur,” ucap Kepala Dinas Perindagkop Kota Jayapura, Robert L.N Awi, yang dikonfirmasi melalui Kabid Perdagangan Dian Aronggear, Jumat (14/3).

Dijelaskan, Minyakita pembuatnya tidak hanya di satu tempat, namun ada beberapa lokasi termasuk yang masuk di Papua berasal dari beberapa pabrik.

“Atas temuan itu, kami sudah meminta distributor untuk sementara waktu tidak mendatangkan Minyakita yang berasal dari pabrik yang sedang bermasalah,” tegasnya.

Sementara itu, Dian meyakinkan masyarakat bahwa tak ada kemasan Minyakita oplosan di Jayapura. Sehingga itu, masyarakat diminta tak perlu khawatir akan hal itu.

“Kota Jayapura tidak berpengaruh terhadap adanya berita Minyakita oplosan yang dilakukan seperti di Pulau Jawa, sebab yang masuk di distributor langsung terdistribusi,” pungkasnya.

Sementara itu, Marni salah satu penjual sembako di Pasar Hamadi mengaku belum mengetahui isu terkait Minyakita oplosan atau kemasan Minyakita tak sesuai takaran.

“Belum tahu dengan informasi itu, saya sebatas menjual,” ucapnya.

Marni menjual Minyakita dengan harga Rp 18 ribu/liter. Harga ini lebih mahal dari harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp 15.700/liter. Meski dijual dengan harga tersebut, namun masyarakat tetap membeli.

“Ini stok Minyakita sudah mau habis, terkadang sulit mendapatkan stok Minyakita,” pungkasnya. (dil/fia)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

16 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

17 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

18 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

19 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago