

Omah Laduani Ladamay (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja menyebut, cepat atau lambat kenaikan harga angkut kontainer bakal berdampak pada harga Bahan Pokok (Bapok) di Papua. Sebagaimana harga angkut container naik seiring dengan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) belum lama ini.
“Hingga kini belum ada pergerakan yang signifikan tentang kenaikan Bapok, tapi dengan kenaikan harga Cargo sudah pasti Bapok akan mengalami kenaikan harga,” kata Kepala Disperindagkop, UKM dan Tenaga Kerja Papua Omah Laduani Ladamay saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (15/9).
Ia pun mengimbau pedagang tidak asal menaikan harga semaunya melampaui harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Ladamay menyebut hanya telur yang terlihat mengalami kenaikan harga Bapok setelah naiknya BBM. Sementara harga bahan pokok lainnya masih stabil sebagaiman hasil pantauan yang dilakukan di pasar pasar tradisional.
“Kita sudah imbau dalam kondisi kenaikan BBM saat ini diharapkan tidak ada kenaikan barang yang lain, masalah kenaikan harga telur karena terjadi kenaikan harga pakan ternak yang begitu tinggi,” kata Ladamay. (fia)
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…