Menurutnya, untuk beras SPHP sendiri, sudah memiliki pasaran dan antusias masyarakat cukup tinggi, seperti yang dialami Saga Group, bahwa dari jatah 5 ton yang diberikan untuk 14 Cabang Saga, tidak cukup mengcover permintaan masyarakat.
“Bahkan kami rasa kurang, karena ada yang begitu beras SPHP masuk langsung habis dalam satu hari, padahal sudah kami jatahkan satu orang maksimal 2 karung kemasan 5 kg, ” jelasnya.
Meski sudah dibatasi, menurut Harris itu pun masih ada konsumen yang tidak kebagian, bukan hanya pihaknya saja, pasti ditokoi-toko lain bahkan dipasaran tradisional juga mengalami hal yang demikian.
“Jadi dalam hal mengatasi permasalahan yang sedang terjadi, kami sangat berharap agar ketersediaan beras harus terus terjaga, baik itu beras premium maupun beras medium dan stok beras SPHP bisa ditambah, sehingga masyarakat yang kesulitan membeli beras premium seperti Beras 99, Beras Betet dan sebagainya, bisa membeli beras SPHP, ” tambahnya. (ana/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, hampir sebagian besar wilayah di kota Timika tidak lagi…
Hal ini berdasarkan hasil pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Mimika bersama masing-masing pihak yang berkonflik secara…
Adapun barang-barang yang hilang dibawa kabur oleh pelaku tersebut berupa 10 kipas angin, 2 dispencer,…
Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.Pi, M.Si menyatakan penempatan personil di pintu masuk menuju Kota…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasat Lantas Iptu Reza Hilmy W. Putra, mengatakan, jumlah…
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jayawijaya, Pius Wetipo, ST, M.Si menyatakan untuk pengisian jabatan…