Bapok yang dijual oleh Saga Grup, Senin (12/9) kemarin. Apindo Papua menegaskan hingga saat ini belum ada kenaikan kebutuhan pokok di Papua. (FOTO:Yohana/Cepos)
Dampak Kenaikan BBM akan Terlihat Satu Bulan Kedepan
JAYAPURA – Terkait dengan kenaikan harga BBM saat ini, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Provinsi Papua kui belum mempengaruhi harga sembako saat ini.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aprindo Provinsi Papua Tajudin Raubun menjelaskan berdasarkan pantauan yang telah dilakukan pihaknya khususnya bagi setiap pengusaha yang bergabung didalam asosiasi Aprindo Papua belum ada kenaikan harga.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak perlu khawatir, karena sampai saat ini belum ada kenaikan harga yang signifikan,”Katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (12/9) kemarin.
Diakuinya, pihaknya masih mejual stok bapok dengan harga normal. Menurutnya kalaupun dampak BBM nanti akan terlihat 1 bulan kedepannya.
“Intinya setiap pengusaha sembako baik itu retel modern maupun kelontingan yang bergabung di Apindo harga masih stabil, gula kami masih jual 14.500/kg, migor Rp14 ribu/liter dan sebagainya,”Tambahnya.
Ia juga mengharapkan agar masyarakat tidak panik sehingga membeli dalam jumlah lebih yang ujung-ujungnya malah menyusahkan masyarakat, intinya semua kebutuhan bapok dijamin aman.
“Kami tidak tau untuk ritel lainnya diluar Aprindo, tetapi pada dasarnya dampak kenaikan BBM ini bisa terjadi kenaikan sekitar 10-15 persen nantinya,”Tambahnya. (ana/gin)
Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…