

Massa pendukung Gubernur Lukas Enembe ketika memblokade Jalan Perkutut Kotaraja persis di samping Mako Brimob Polda Papua, Kotaraja, Senin (12/9). Massa menuntut KPK tidak mengkriminalisasi gubernur dari penetapan tersangka kasus gratifikasi. (Gamel Cepos)
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk mencegah Gubernur Papua Lukas Enembe ke luar negeri. Orang nomor satu di Provinsi Papua itu dicegah untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan.
“Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Ditwasdakim) Ditjen Imigrasi menerima pengajuan pencegahan kepada subjek atas nama Lukas Enembe dari KPK,” kata Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian I Nyoman Gede Surya Mataram dalam keterangannya, Senin (12/9).
Nyoman mengatakan pencegahan untuk Lukas berlaku mulai 7 September-7 Maret 2023. Nyoman tidak bisa memerinci lebih lanjut alasan KPK mencegah Lukas ke luar negeri. “Yang bersangkutan (Lukas) dilarang bepergian ke luar negeri selama masa pencegahan berlaku,” ujar Nyoman.
Nama Lukas kini sudah masuk ke dalam sistem informasi manajemen keimigrasian. Karena itu, Lukas tidak bisa pergi ke luar negeri melalui bandara, pelabuhan laut, dan pos lintas batas seluruh Indonesia.
Meski demikian, KPK belum menjelaskan secara rinci terkait perkara dan alasan mencegah Lukas. Lembaga antirasuah baru membeberkan alasannya setelah seluruh penanganan perkara dinyatakan lengkap. (jawapos)
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…