

Kepala Kantor BI Papua Naek Tigor Sinaga saat menerima cinderamata dari Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A, dalam kunjungan dan silaturahminya Kepala BI Papua berlangsung di ruang Cycloop, Makodam XVII/Cenderawasih, Kamis (8/4) lalu. ( FOTO: Naek For /Cepos)
JAYAPURA- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Naek Tigor Sinaga bersama rombongan melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A, di ruang Cycloop, Makodam XVII/Cenderawasih, Jayapura.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Naek Tigor Sinaga mengatakan, tujuan kunjungan tersebut untuk memperkenalkan diri sekaligus silaturahmi.
Dalam kesempatan ini Kepala Bank Indonesia Papua juga menjelaskan tentang tugas-tugas BI di daerah yaitu distribusi uang layak edar. Uang layak edar dilakukan ke daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).
“Kami juga jelaskan selain bertugas distribusi uang layak edar, kami juga melakukan pengendalian inflasi. Jadi bagaimana masyarakat di Papua bisa menggunakan pendapatan yang dimilikinya untuk membeli bahan makanan dengan hargastabil,”ujarnya, Jumat (9/4)kemarin.
Ditambahkan, Bank Indonesia ingin menjalin kerjasama dan sinergitas yang baik dengan Kodam XVII/Cenderawasih untuk membantu mensejahterakan masyarakat Papua dalam hal ketahanan pangan serta kestabilan harga bahan pokok.
Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih menyambut baik apa yang disampaikan oleh pihak BI.
“Saya selaku Pangdam akan selalu mendukung kegiatan yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat Papua,” kata Pangdam.
Pangdam berharap dengan terjalinnya kerjasama dan sinergitas yang baik antara Kodam XVII/Cenderawasih dan Kantor Perwakilan BI Papua dapat memberikan kesejahteraan, kemakmuran dan kestabilan harga di Papua.
“Semoga dengan kerjasama dan sinergitas yang baik dapat membantu masyarakat Papua, baik yang di perkotaan ataupun di daerah terpencil,’’tandasnya.(dil/ary)
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…